KPU Landak: Puluhan Ribu Penduduk Terancam Tidak Memilih

Landak

Editor sutan Dibaca : 476

KPU Landak: Puluhan Ribu Penduduk Terancam Tidak Memilih
ILUSTRASI (beritabekasi.co.id)
NGABANG, SP- Sebanyak 31.741 masyarakat di Kabupaten Landak terancam tidak punya hak pilih pada Pilkada 2017 mendatang.  Pasalnya, mereka tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan KTP Elektronik (E-KTP). Sebagaimana diketahui, sebanyak 260.905 warga sudah tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

"Untuk menyikapi hal ini, kami di KPU Landak sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Landak,” kata Reni Yuliati, Komisioner KPU ditemui di Sekretariat KPU Landak.

Menurutnya, masyarakat yang memenuhi syarat memilih dan dapat masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus memiliki E-KTP. Dikatakan Reni,  KPU Landak secara faktual sudah menurunkan data DPS ke PPK, PPS dan PPDP untuk melakukan croscek data masyarakat pemilih yang tidak valid.

"Kalau ditemukan adanya kesalahan, tentu harus diperbaiki. Kami mengakui jumlah data masyarakat pemilih yang tidak valid memang cukup tinggi bagi dari jumlah DPS yang ada. Kalau dipersentasekan sekitar 12 persen," terang Reni.

Sementara itu, Ketua KPU Landak, Lomon meminta pemkab dan masyarakat Landak supaya pro aktif menyikapi adanya 31 ribu lebih masyarakat yang tidak punya data kependudukan. "Kami tetap mengimbau masyarakat segera mengurus E-KTP atau surat keterangan perekaman E-KTP dari Disdukcapil Landak dalam waktu singkat ini," pinta Lomon.(dvi/sut)