Korban Kebakaran, “Uang Sertifikasi Saya Hangus”

Landak

Editor Soetana hasby Dibaca : 698

Korban Kebakaran, “Uang Sertifikasi Saya Hangus”
PUING BANGUNAN - Rosalia Ratu korban kebakaran meyaksikan rumah dinas yang dihuninya kini luluh lantak akibat kebakaran, Senin (26/12) dini hari. (SP/Devi Zulkarnain)
NGABANG, SP – Tiga unit rumah di Jalan RA Kartini, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Senin (26/12) dini hari, musnah dilalap api. Dalam kejadian itu, seorang remaja dibawa ke rumah sakit karena menderita luka bakar.

Api yang melahap rumah dinas, masing-msing dihuni Lasimin, Rosalia dan Subagio, baru diketahui korban sekitar pukul 02.00 WIB.

"Kejadian kira-kira jam 02.00 WIB. Saya dibangunkan oleh anak Pak Longkiat (tetangga), meminta tolong. Begitu bangun, saya terkejut karena melihat api sudah membesar,” ujar korban kebakaran, Lasimin di lokasi kejadian.

Melihat api sudah membesar di rumahnya, Lasimin membangunkan istrinya untuk menyelamatkan diri.

“Sayapun langsung membangunkan istri saya.  Kami tidak sempat mengangkat barang-barang yang ada di dalam rumah. Hanya berkas dokumen dan mobil ambulans RSUD Landak yang sempat saya amankan," ungkapnya.

Korban lainnya, Rosalia Ratu (istri Longkiat)  saat kejadian tidak berada di lokasi kejadian. “Saya tidur di rumah saya di kawasan Armed 16 Ngabang. Ketiga anak saya tidur di rumah tersebut,” ujar dia.

Seorang putra Rosalia, Alfonsius Dedeo (18) terpaksa dibawa ke RSUD Landak karena mengalami luka bakar pada tangan dan kakinya.  

“Anak saya itu menabrak api. Sebelumnya ia melihat ada cahaya seperti kilat dari dalam dek (plafon) rumah," ungkap Rosalia.

Akibat kebakaran itu, Rosalia kehilangan sejumlah harta bendanya.  "Uang sertifikasi saya sebagai guru sebesar Rp 5 juta hangus terbakar. Kemudian, satu unit sepeda motor juga terbakar," ujar dia.

Sementara rumah Subagio saat kejadian dalam keadaan kosong.

Kobaran api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian, setelah sejumlah armada pemadam kebakaran dari Badan Pemadam Api Swasta (BPAS) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak tiba di lokasi.

Peristiwa kebakaran itu, hingga kini masih dalam penyelidikan Polsek Ngabang. Sumber api diduga akibat arus pendek listrik (korsleting). (dvi)

Baca Juga:
Innalillahi, Buchary A Rachman Wali Kota Pontianak 1999-2009 Meninggal

Perayaan Natal di Ngabang Aman

Tanggul di Sukabaru Jebol, Devie: Kewenangan Dinas PU