Langganan SP 2

Harapkan Pembimbing Haji Tanggung Jawab pada Tugas

Landak

Editor Kiwi Dibaca : 163

Harapkan Pembimbing Haji Tanggung Jawab pada Tugas
LEPAS JEMAAH - Para pengantar melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Landak di aula Kantor Bupati Landak, Selasa (8/7).
LANDAK, SP – Wakil Bupati (Wabup) Landak, Herculanus Heriadi melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Landak di aula Kantor Bupati Landak, Selasa (8/7).   Musim haji 2017 ini, Landak memberangkatkan 51 JCH sesuai dengan jumlah kuota yang sudah ditetapkan oleh Gubernur Kalbar. Dari 51 JCH Landak itu, JCH Landak termuda yakni Yatini Marsono Karsowijoyo dengan usia 39 tahun asal Kecamatan Ngabang. JCH tertua yakni, Hilalijatin Ramidjo Muhsin dengan usia 73 tahun asal Kecamatan Ngabang.  

Petugas Pemandu Haji Daerah (PPHD) ditunjuk Ya' Zulkifli yang juga bertindak sebagai ketua rombongan JCH Landak.    Dalam arahannya, Heriadi mengharapkan kepada para JCH Landak untuk selalu ikhlas dan sabar dalam melaksanakan ibadah haji.   "Ibadah haji yang dilaksanakan ini bukan untuk pamrih, ingin dipuji dan takabur dalam ibadah. Sebab, ibadah haji semata-mata ingin mengharapkan rida Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Heriadi.   Heriadi juga meminta kepada para JCH Landak untuk selalu menjaga kesehatan.  

"Sebab suhu udara di tanah suci sangat berbeda dengan di tanah air. Saya juga berharap para JCH mampu bertindak sebagai duta-duta bangsa dan duta daerah yang berbaur dengan berbagai suku bangsa. Pelihara dan jagalah martabat dan kebersamaan, hormati tradisi yang dimiliki bangsa lain, " pinta Heriadi.   

Kepada PPHD, Heriadi juga berpesan agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.   "Berikan pelayanan yang semaksimal mungkin kepada JCH Landak, " harapnya.    Di Sanggau, Bupati setempat, Paolus Hadi juga melepas 112 JCH Kabupaten Sanggau tahun 2017 di halaman Kantor Bupati Sanggau. PH, sapaan akrabnya, mengingatkan para petugas pendamping haji yang ditunjuk pemerintah daerah agar benar-benar bertanggungjawab teradap tugas yang sudah diamanatkan.  

“Ada TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah), TPIHD (Tim Pembimbing Ibadah Haji Daerah) dan TKHD (Tim Kesehatan Haji Daerah). Saya minta petugas yang telah ditunjuk supaya membantu jemaah. Jangan pula terbalik sibuk mengurus dirinya sendiri,” ujar PH.   PH juga meminta para JCH menjaga dan memelihara kesehatan sampai pulang ke tanah air dengan mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, sesuai dengan fisik masing-masing.  

PH juga meminta agar menjaga kekompakan antar sesama JCH. Sebab, mungkin ada yang mengalami kesulitan sehingga memerlukan bantuan dan pertolongan dari jemaah lainnya.   “Di samping itu, ibadah haji juga menuntut kemandirian dari masing- masing jemaah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji seperti salat berjemaah di Masjidil Haram maupun di Masjid Nabawi serta ibadah-ibadah lainnya,” kata PH.  

Bupati juga mengingatkan para calon jemaah haji mengusai dan memahami ilmu–ilmu manasik haji, sehingga dalam pelaksanaan nanti tidak mengalami kesulitan dan keraguan pada masing-masing jemaah.   Tak kalah penting, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau ini juga meminta kepada para calon jemaah haji agar menjaga sopan santun dan akhlak yang mulia maupun tata pergaulan, baik kepada sesama jemaah antar daerah maupun antar negara.  

“Karena bapak-bapak dan ibu-ibu yang berangkat ini adalah duta-duta bangsa selama menjalan ibadah haji, sehingga keberadaan bapak dan ibu di sana adalah cerminan masyarakat dan bangsa Indonesia,” kata PH. (dvi/bah)