GGD Dilarang Pindah Tugas

Landak

Editor Kiwi Dibaca : 597

GGD Dilarang Pindah Tugas
MENGAJAR – Seorang guru tampak sedang mengajar murid di sebauh daerah pedalaman. Ruang kelas murid tampak dibangun seadanya.
LANDAK, SP - Tenaga Guru Garis Depan (GGD) di Kabupaten Landak diminta tidak mengajukan pindah tempat tugas. Paling tidak dalam jangka waktu lima tahun, mereka baru bisa mengajukan pindah tempat tugas.  

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Mutasi dan Inka Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Landak, Damianus, untuk di Landak ada 21 orang GGD yang siap ditugaskan di pelosok Landak.  

"Selama lima tahun bertugas, mereka tidak diperkenankan mengajukan permohonan pindah tempat tugas. Apalagi tempat tugas bagi tenaga GGD sudah ditentukan," ujar Damianus di kantornya, Jumat (15/9).  

Dikatakan, sasaran tugas dari GGD ini memang di tempat terpencil di Landak.   "Apalagi di daerah terpencil yang masih kekurangan tenaga guru. Mereka harus bekerja dengan baik," pintanya.    Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Landak, Aspansius mengharapkan kepada 21 orang tenaga GGD di Landak supaya bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.  

"Saya bersyukur dari 21 orang tenaga GGD itu, belum satu orangpun yang mengundurkan diri. Mereka masih setia mengabdi di Landak. Berbeda dengan tenaga GGD yang ada di kabupaten lain di Kalbar, memang banyak yang mengundurkan diri, " aku Aspansius.   

Menurutnya, banyaknya GGD di kabupaten lain yang mengundurkan diri karena beberapa faktor.   "Faktor itu seperti penempatan tempat tugas yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh tenaga GGD itu sendiri, terutama soal letak geografis tempat mengajar yang lebih sulit dan jauh," katanya.   

Ia menambahkan, penempatan tempat tugas dari GGD ini sudah jelas yakni di daerah  Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) di seluruh Indonesia atau daerah perbatasan.   "GGD inipun berstatus sebagai PNS. Mereka melalui jalur khusus di pusat. Apalagi untuk saat ini belum ada jalur lain untuk penerimaan PNS khusus tenaga guru, " ungkapnya. (dvi/bah)   

Komentar