Gas Tiga Kilo Langka, Pemkab Landak Belum Bertindak

Landak

Editor Andrie P Putra Dibaca : 113

Gas Tiga Kilo Langka, Pemkab Landak Belum Bertindak
LANGKA - Gas elpiji tabung melon langka di Kabupaten Landak, Senin (4/12). (SP/Devi)
NGABANG, SP - Masyarakat di Kabupaten Landak khususnya di kota Ngabang, kembali mengeluhkan sulitnya mencari gas elpiji ukuran tiga kilogram di pasaran.

Ironisnya, meski kelangkaan gas melon itu terjadi sejak beberapa bulan lalu, namun hingga saat ini Pemkab Landak belum mengambil tindakan apapun.

Satu di antara warga, Zulkarnain mengakui akhir-akhir ini memang sangat sulit untuk mencari gas melon di Landak.

"Kita tidak tahu kemana raibnya gas melon di pasaran Landak tersebut," ujarnya, Senin (4/12).

Dia berharap Pemkab Landak tanggap dengan kelangkaan ini.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Landak, Marius Baneng mengakui jika hingga saat ini belum ada pelimpahan masalah gas elpiji ke Diskumindag Landak.

"Demikian juga dengan pengawasan barang beredar yang biasa dilakukan Diskumindag kabupaten sudah diambil alih oleh provinsi," katanya.

Ditanya soal harga gas elpiji di Landak, Baneng mengakui hingga saat inipun pihaknya belum pernah menerima Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk gas elpiji dari provinsi. (dvi)