Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Raja Landak

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 215

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Raja Landak
MUSRENBANGDES - Pemerintah Desa Raja melaksanakan Musrenbangdes tahun 2018 di aula serba guna Desa Raja, Selasa (16/1). Sejumlah usulan pembangunan dari para kepala dusun disampaikan dalam Musrenbangdes itu. (SP/Devi)

Warga Merasakan Manfaat Dana Desa untuk Pembangunan 


Pemerintah Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak melaksanakan rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2018. Musrenbang yang dibuka secara resmi oleh Kepala Desa (Kades) Raja, Zulkarnain berlangsung di Aula Serba Guna Desa Raja, Selasa (16/1). 

SP - Selain itu dilakukan juga sosialisasi BUMDes. Kegiatan itu dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Raja, Efendi Arsyad beserta anggota, Sekretaris Desa (Sekdes), Arman, para Kepala Dusun (Kadus), Ketua RW dan Ketua RT se Desa Raja. 

Dalam arahannya, Zulkarnain mengatakan, anggaran desa berupa Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) memang sangat besar manfaatnya bagi masyarakat di desa, terutama dalam hal pembangunan di desa. 

"Selain pembangunan di desa bersumber dari DD dan ADD, ada juga anggaran pembangunan dari pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten, " ujarnya. 

Ia mengaku, pembangunan desa dari DD dan ADD sudah dirasakan sampai ke dusun dan RT, khususnya pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan. 

"Tapi kami tetap mengharapkan para perangkat desa bisa termotivasi untuk mengadopsi kebutuhan masyarakat di lingkungannya masing-masing. Dengan adanya program pembangunan desa melalui anggaran desa sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, " katanya. 

Zulkarnain mengaku siap jika hasil pembangunan dari pemerintah disandingkan dengan hasil pembangunan dari DD dan ADD. 

"Kita lihat pembangunan dari DD dan ADD hasilnya juga berkualitas," tegasnya. 

Ia berharap, usulan pembangunan yang diajukan dalam Musrenbang tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 

"Saya menekankan, hilangkanlah rasa iri hati apabila ada RT atau dusun belum tersentuh pembangunan. Pembangunan di desa tentu akan kita lakukan secara bertahap, " harapnya. 

Sementara Ketua BPD Raja, Efendi Arsyad mengharapkan para aparatur Desa Raja harus saling berkomunikasi, terutama dalam hal pembangunan di desa.

"Selain itu, tolong kinerja aparatur desa ini lebih ditingkatkan lagi. Apalagi dari tahun ke tahun pemerintah mengucurkan dana ke desa," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat harus kritis menyikapi pembangunan yang ada di desa. 

"Dengan adanya kucuran DD dan ADD itu kita sudah dapat merasakan manfaatnya. Oleh karena itu, dukung segala program pembangunan, baik dari pusat sampai ke desa," pinta Efendi. (devi zulkarnain/bah)