Kantor Baru, Pertanahan Landak Diminta Tingkatkan Kinerja

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 205

Kantor Baru, Pertanahan Landak Diminta Tingkatkan Kinerja
RESMIKAN KANTOR - Kakanwil BPN Kalbar, A Samad Soemarga menggunting pita sebagai tanda diresmikannya gedung Kantor Pertanahan Landak, Selasa (27/2). (SP/Devi)
LANDAK, SP - Kantor Pertanahan Kabupaten Landak diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalbar, A Samad Soemarga di Ngabang, Selasa (27/2). 

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita oleh Samad. Hadir dalam peresmian tersebut Plt Bupati Landak yang diwakili Pj Sekda Landak, Alpius, jajaran Forkompimda Landak, Kepala Kantor Pertanahan Landak, Saumurdin beserta pejabat lainnya, sejumlah Kepala Kantor Pertanahan se Kalbar, sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Landak, Camat se Landak, para Kades se Landak dan tamu undangan lainnya.

Kepala Kantor Pertanahan Landak, Saumurdin menjelaskan, pembangunan kantor baru tersebut dilaksanakan dengan menggunakan DIPA Pusat tahun 2017.

"Anggaran pembangunan kantor ini sebesar Rp2,2 miliar. Jangka waktu pembangunan selama 150 hari kalender dari tanggal 20 Juli 2017 sampai 24 Desember 2017," ujar Saumurdin.

Pada umumnya, pelaksanaan pembangunan kantor baru tersebut berjalan dengan lancar. Namun ada sejumlah kendala yang dihadapi.

"Kendala itu seperti cuaca yang hujan dengan intensitas tinggi. Tapi hal ini bisa diatasi oleh pihak pelaksana pembangunan dengan menambah jam kerja pada malam hari dan menambah tenaga kerja," katanya. 

Sementara Kepala Kanwil BPN Kalbar, A Samad Soemarga mengatakan, sebagai salah satu upaya untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, harus didukung dengan sarana dan prasarana. Salah satunya yakni kantor. 

"Diharapkan dengan dibangunnya gedung kantor yang baru ini, pelayanan-pelayanan masyarakat bisa berjalan dengan baik," harapnya. 

Dikatakan, pembangunan gedung kantor hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perbaikan dan pembangunan fisik semata-mata.

"Akan tetapi juga harus ada perubahan terhadap sikap, moral, watak dan perilaku. Kalau dulu banyak keluhan masyarakat terhadap pelayanan di Kantor Pertanahan. Diharapkan ke depannya hal tersebut harusnya sudah berkurang," harapnya. (dvi/bah)