Seminar Penulisan Buku oleh KH Dhofir Zuhri

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 158

Seminar Penulisan Buku oleh KH Dhofir Zuhri
BERIKAN MATERI - Penulis Internasional, KH Dhofir Zuhri memberikan materi dalam kegiatan seminar penulisan buku di Yayasan Nurul Islam Ngabang, Senin (26/2). (SP/Devi)

Rangsang Santri untuk Menjadi Penulis Ternama


Persatuan Guru Nahdlatul Ummah (Pergunu) Kabupaten Landak bekerjasama dengan Yayasan Nurul Islam Ngabang melaksanakan seminar penulisan buku di lingkungan sekolah Nurul Islam Ngabang, Senin (26/2). 

SP - Seminar yang dilaksanakan di Yayasan Nurul Islam Ngabang tersebut menghadirkan penulis Internasional, KH Dhofir Zuhri. Hadir dalam seminar yang dilaksanakan selama satu hari penuh itu Ketua Yayasan Nurul Islam Ngabang, Iskandar beserta pengurus lainnya, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, KH. Luqman Qosim, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Landak, Akhmad Fauzi dan para undangan. 

Seminar ini diikuti para santri Pondok Pesantren Nurul Islam Ngabang, peserta didik SMA dan SMP Takhassus Al Quran Ngabang, pengurus OSIS dan Pergunu Landak. Adapun tema yang diambil dalam seminar itu yakni berdakwah serta berkarya melalui goresan tulisan.

Ketua panitia kegiatan, Deni Suprianto mengatakan, terselenggaranya kegiatan seminar tersebut berkat kerja sama antara Pergunu Landak dengan Yayasan Nurul Islam Ngabang.

"Alhamdulillah, seminar ini diikuti kurang lebih 200 peserta. Saya mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang sudah mendukung terlaksananya kegiatan seminar ini," ujar Deni.  

Ia berharap kepada para peserta, terutama dilingkungan Nurul Islam nantinya ada yang bisa menjadi penulis buku ternama.

"Itu harapan kita. Terima kasih kepada narasumber yang sudah memberikan pencerahan kepada para peserta untuk penulisan buku. Mudah-mudahan dari Nurul Islam Ngabang nanti ada yang menjadi penulis ternama," harapnya.

Dikatakan, Yayasan Nurul Islam terus melakukan berbagai macam perubahan, terutama SDM guru maupun peserta didiknya.

"Seiring dengan berkembangnya teknologi canggih saat ini, kita selalu dituntut untuk terus berkarya. Salah satunya dengan menulis buku. Mudah-mudahan nanti ada muncul penulis-penulis buku ternama dari Nurul Islam Ngabang ini," harapnya.

Sementara itu, dalam materinya  KH Dhofir Zuhri mengatakan, orang yang terkenal di dunia yakni orang yang memiliki sebuah karya atau sejarah perjuangan mereka ditulis dalam tinta emas.

"Oleh karena itu siapapun yang mempunyai karya, terutama menulis, maka ia sesungguhnya bekerja untuk keabadian," ujarnya. (devi zulkarnain/bah)