Polres Landak Sosialisasikan Pencegahaan KDRT

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 86

Polres Landak Sosialisasikan Pencegahaan KDRT
Ilustrasi. (Net)
NGABANG, SP – Tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih terus menghantui warga Kabupaten Landak, khususnya di Kecamatan Mandor. 

Maka dari itu, Bripka Heri Efendi, Bhabinkamtibmas Desa Mengkunyit, Mandor, mengingatkan, tindak kekerasan dalam lingkup keluarga dapat dikenai pidana yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT).

"KDRT bukan saja kekerasan yang dilakukan secara fisik, namun juga secara psikis, secara seksual dan secara ekonomi. Hal itu dapat juga dipidanakan," kata Heri, dalam pelaksanaan sosialisasi Kampung KB di Gedung PNPM Desa Mengkunyit, Mandor, kemarin.

Ia berharap kepada masyarakat untuk tidak menutup-nutupi atau takut melapor apabila mengetahui adanya suatu kejadian yang mengarah ke tindak pidana.

"Segera laporkan apabila masyarakat ada melihat, mendengar atau mengalami suatu tindak pidana tersebut," ujar dia seperti dikutip Landakonline.com.

Bripka Heri menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya KDRT tersebut, baik itu perselingkuhan maupun faktor ekonomi. "Saya berharap, tidak ada warga yang tersangkut pidana karena KDRT. Sebab, pidana penjara merupakan solusi terakhir dari penyelesaian KDRT. Jika ada permasalahan, mari kita duduk bersama untuk mencari solusinya agar kehidupan berumahtangga menjadi lebih baik kedepannya," harap Heri. (lo/ang)