Ulama Palestina Doakan Indonesia, Donasi Terkumpul Rp109 Juta

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 228

Ulama Palestina Doakan Indonesia, Donasi Terkumpul Rp109 Juta
PELUK – Sejumlah warga Kabupaten Landak menyambut dan memeluk ulama Palestina Syaikh Mahmoud Abdul Halim Askoul saat safari Ramadan KNRP Kalbar di dua masjid di Kota Ngabang, kemarin. (SP/Devi)
Pengurus KNRP Kalbar, Ustaz Kurniawan
“Semoga kunjungan safari Ramadan yang kita laksanakan ini menjadi keberkahan dari Allah SWT untuk seluruh masyarakat Kabupaten Landak dan masyarakat Ngabang khususnya,"

NGABANG, SP
– Sebagian besar umat Islam di Kabupaten Landak tampak memadati Masjid Agung Syuhada, Ngabang, dalam kegiatan safari Ramadan yang digelar Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP), kemarin. 

Kegiatan tersebut menghadirkan ulama asal Palestina, Syaikh Mahmoud Abdul Halim Askoul untuk menyampaikan ceramah. Selain itu, dilakukan juga buka puasa bersama, Salat Maghrib dan Tarawih berjamaah, kemudian ditutup dengan penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina.

Kemudian pada Minggu  (27/5) subuh, Syaikh Mahmoud Abdul Halim Askoul mengisi kegiatan kuliah subuh di Masjid At Taqwa, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, dan penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina.

Bidang Edukasi dan Dakwah  KNRP Kalbar, Ustaz Kurniawan mengatakan, Landak merupakan daerah keempat di Kalbar yang dikunjungi Syaikh Mahmoud dan rombongan KNRP Kalbar. Dia menyebut, daerah yang dikunjungi sebelumnya yakni, Pontianak, Singkawang, Mempawah dan Ngabang. 

“Semoga kunjungan safari Ramadan yang kita laksanakan ini menjadi keberkahan dari Allah SWT untuk seluruh masyarakat Kabupaten Landak dan masyarakat Ngabang khususnya," ujar Ustaz Kurniawan.

Ia berharap kepada masyarakat Landak supaya senantisa damai, menjaga persatuan, menjaga kerukunan dan menjaga kedamaian. "Dengan demikian akan mendapatkan kehidupan yang layak sebagaimana hak-haknya kita sebagai manusia untuk hidup di atas muka bumi ini," katanya.

Dikatakannya, Syaikh Mahmoud mengharapkan, tidak ada lagi di atas bumi ini manusia atau negara yang terjajah. "Cukup Palestina saja. Semoga Allah SWT memberikan kemenangan dan keberkahan kepada saudara-saudara kita di Palestina," harapnya.

Sementara itu, dalam ceramah bahasa Arabnya, Syaikh Mahmoud Abdul Halim Askoul mengakui, kunjungannya di Indonesia merupakan kunjungan yang pertamakali. "Ini merupakan sebuah kehormatan sendiri bagi saya untuk bisa berkunjung di Indonesia," ujar Syaikh Mahmoud yang didampingi penterjemah dari KNRP Kalbar.

Diakuinya, sebelum ini ia hanya mendengar masyarakat Indonesia yang mencintai Palestina, mencintai Baitul Maqdis dan mendukung Palestina.

"Saya menyampaikan salam dan penghormatan kepada masyarakat Indonesia. Mudah-mudahan Allah SWT memberkahi masyarakat Indonesia secara umum dan menjadikannya lebih baik ke depan," ungkap Syaikh Mahmoud.

Ia juga mengakui, bangsa Indonesia mempunyai peran yang sangat besar dalam membantu Palestina. "Mudah-mudahan dengan kecintaan dan dukungan Indonesia terhadap Baitul Maqdis, Indonesia selalu diberi keberkahan dari Allah SWT," harap Syaikh yang berumur 27 tahun itu.

Ia menambahkan, Negeri Palestina atau Baitul Maqdis merupakan Negeri yang diberkahi oleh Allah SWT. "Tetapi sesungguhnya keberkahan Allah SWT yang diturunkan tidak hanya kepada orang-orang yang ada di Palestina. Namun keberkahan itu diturunkan bagi siapa saja yang mendukung Baitul Maqdis," ucapnya.

Syaikh Mahmoud juga berharap, ke depan Palestina akan menjadi lebih baik lagi. "Saya berpesan, mari kita jaga Negeri kita dengan sebaik-baiknya supaya terjadi kerukunan dan kedamaian antar manusia. Sebab, kalau bukan kita lagi sebagai rakyat Indonesia, siapa lagi yang akan menjaga Negeri kita ini. Mudah-mudahan dengan kecintaan kita terhadap Baitul Maqdis dan dukungan Indonesia terhadap Palestina menjadi Ridho dan diberkahi oleh Allah SWT," harapnya.

Dari kegiatan penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina di kedua Masjid tersebut, terkumpul dana donasi sebesar kurang lebih Rp109 juta. Perolehan dana itu dilakukan dengan cara pelelangan terbuka dan infak jamaah. Ada juga sejumlah donatur yang akan mentransfer dananya untuk Pelestina melalui rekening KNRP Kalbar.

Panitia Berterimakasih

Sementara itu Ketua panitia pelaksana safari Ramadan, Pamuji mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung dan membantu terlaksananya kegiatan itu.
"Terutama aparat keamanan, baik Polri dan TNI yang sudah memberikan pengamanan, para  donatur yang sudah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, " katanya.

Kegiatan safari Ramadan yang digelar Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Kalbar di dua Masjid di Kota Ngabang Kabupaten Landak mendapat pengamanan dari aparat TNI/Polri di Landak. Kedua Masjid tersebut yakni, Masjid Agung Syuhada, Ngabang dan Masjid At Taqwa, Desa Raja, Ngabang.

Selama kegiatan safari Ramadan itu berlangsung, rombongan Syaikh Mahmoud mendapat pengawalan dan pengamanan dari TNI/Polri.

"Kami bersama TNI selalu siaga di kedua masjid itu saat kegiatan berlangsung. Hingga kegiatan selesai, situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, " ujar Kapolsek Ngabang Kompol Ida Bagus Gde Sinung selaku koordinator pengamanan.

Dikatakan Sinung, sebelumnya pihak panitia sudah mengirimkan surat izin pelaksanaan tabligh akbar tersebut. "Menurut surat yang disampaikan panitia, kegiatan tabligh akbar ini akan dilakukan di dua masjid di Kota Ngabang. (dvi/ang)