PPK Air Besar Gelar Bimtek Pilkada, Harap PPS dan KPPS Pahami Tupoksi

Landak

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 283

PPK Air Besar Gelar Bimtek Pilkada, Harap PPS dan KPPS Pahami Tupoksi
BIMTEK – Tampak para PPS dan KPPS di Kecamatan Air Besar mengikuti Bimtek pemungutan dan penghitungan suara pada pelaksanaan Pilgub Kalbar, Selasa (19/6). Dengan Bimtek itu diharapkan petugas PPS dan KPPS bisa mengetahui Tupoksi masing-masing. (SP/Devi)
Ketua PPK Air Besar, Lisanto
"Hal-hal teknis pelaksanaan Pilgub memang dibahas dalam Bimtek ini. Kita lebih memperdalam lagi petugas KPPS untuk memahami hal-hal teknis itu melalui PPK sesuai Korwil masing-masing yang akan turun ke daerah PPS,"

NGABANG, SP - Dalam rangka mensukseskan perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Rabu (27/6) mendatang, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Air Besar, Landak, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat, Selasa (19/6). 

Bimtek yang digelar itu membahas seputar pemungutan dan penghitungan suara KPPS. Tampil sebagai narasumber dari Bimtek itu, sejumlah anggota PPK Air Besar.

Ketua PPK Air Besar, Lisanto mengatakan, Bimtek yang dilaksanakan itu untuk membekali KPPS yang berperan sebagai ujung tombak pelaksanaan hari pemungutan suara Pilgub Kalbar 27 Juni mendatang.

"Hal-hal teknis pelaksanaan Pilgub memang dibahas dalam Bimtek ini. Kita lebih memperdalam lagi petugas KPPS untuk memahami hal-hal teknis itu melalui PPK sesuai Korwil masing-masing yang akan turun ke daerah PPS," ujar Lisanto.

Anggota Komisioner KPU Landak terpilih berharap, seluruh petugas KPPS di Kecamatan Air Besar supaya bisa memahami tugas pokok dan fungsi dalam pemungutan dan penghitungan suara pada hari pencoblosan nanti.

"Dengan demikian, pelaksanaan Pilgub Kalbar di Kecamatan Air Besar bisa berlangsung dengan lancar," harapnya.

Sementara itu, dalam materi Bimtek yang disampaikan anggota PPK Air Besar Divisi Hukum, Nikodemus mengatakan, Pemilu atau Pilkada yang jujur merupakan sarana untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas di tingkat lokal.

"Pemilu atau Pilkada yang berkualitas dan terpercaya harus berdasarkan pada standar-standar dan prinsip-prinsip yang dapat diterima secara universal," ujar Nikodemus.

Menurutnya, selain kapasitas dan integritas, penguasaan terhadap aturan dan keberanian untuk mengambil keputusan yang cepat sesuai dengan aturan dan kewenangan yang ada juga penting dimiliki oleh para penyelenggara.

"Oleh karena itu, modal membangun Pilkada jujur, adil dan berintegritas harus melibatkan empat komponen. Keempat komponen itu yakni, penyelenggara, masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan," jelasnya.

Ia juga menerangkan tugas dari Ketua KPPS dan anggota KPPS. Tugas dari Ketua KPPS itu diantaranya memimpin proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS, memimpin pengucapan sumpah dan janji anggota KPPS serta petugas ketertiban TPS dan sejumlah tugas lainnya.

Sedangkan tugas KPPS tentunya membantu terlaksananya pemungutan dan penghitungan suara, membantu menghitung logistik pemilihan dan melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Ketua KPPS.

Bersikap Jujur dan Adil

Salah satu masyarakat Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Ya Habijan mengharapkan, pelaksanaan Pilgub Kalbar di Kecamatan Air Besar bisa berlangsung lancar, demokratis dan berkualitas.

"Kuncinya, penyelenggara Pilkada dari berbagai tingkatan mulai pusat hingga desa, bisa bersikap jujur dan adil dalam pelaksanaan Pilgub Kalbar itu," ujar Habijan.
Ia juga mewanti-wanti para penyelenggara Pilgub untuk bersikap netral. Jangan sekali-kali penyelenggara Pilkada memihak kepada salah satu pasangan calon yang bertarung. 

“Kalau masih ada penyelenggara yang mencoba untuk tidak bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada, saya khawatir pelaksanaan Pilgub Kalbar yang dilaksanakan itu akan cacat dan tidak demokratis," ucapnya khawatir.

Menurutnya, dengan digelarnya Bimtek oleh PPK Air Besar itu, para PPS dan petugas KPPS diharapkan bisa lebih memahami tugasnya masing-masing. "Sehingga akan tercipta pelaksanaan Pilgub Kalbar yang berintegritas dan demokratis serta berkualitas," tutupnya. (dvi/ang)