Kericuhan Landak, Karolin: Sudah Cukup, Kita Semua Harus Tenang

Landak

Editor Indra W Dibaca : 1784

Kericuhan Landak, Karolin: Sudah Cukup, Kita Semua Harus Tenang
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa bertemu para tokoh di Landak, Sabtu (30/6). (SP/Devi)
NGABANG, SP - Dalam arahannya saat bertemu dengan elemen masyarakat Landak, Sabtu (30/6), Bupati Landak, Karolin Margret Natasa meminta masyarakat menjaga situasi keamanan dan menahan diri terhadap berbagai provokasi yang mungkin terjadi.

"Kehadiran kami tentu untuk bisa menjelaskan dan mengharapkan bantuan kepada elemen masyarakat yang hadir untuk menjaga situasi yang sudah terjaga hingga saat ini," ujar Karolin.

Ia mengakui, memang diera digital saat ini, segala sesuatu informasi berlangsung dengan cepat.

"Oleh karena itu, kami mengharapkan bantuan kepada para tokoh yang ada di Landak ini untuk bisa membantu aparat keamanan dan pihak pemerintah untuk sama-sama kita mengimbau masyarakat kita agar menjaga situasi keamanan dan menahan diri terhadap berbagai provokasi yang mungkin terjadi," pintanya.

Ia mengingatkan supaya kericuhan yang terjadi Jumat (29/9) malam di Terminal Bus Ngabang, tidak terjadi lagi. Oleh karena itu masyarakat diminta jangan saling memprovokasi lagi.

"Sudah cukup. Kita semua harus tenang, kita semua harus tunggu hasil penghitungan oleh KPU. Apa yang beredar di medsos, apa yang beredar di internet, kita minta kepada masyarakat untuk tidak disebarluaskan kemana-mana," pinta Karolin.

Ia menambahkan, jika menerima berita yang bersifat provakitif, jangan cepat di follow up dan jangan disebarkan kemana-mana.

"Kemudian, kalau menerima berita di medsos yang tidak jelas sumbernya, jangan cepat percaya. Itu hal yang paling penting. Sebetulnya memang sederhana,  tapi tidak dilakukan oleh masyarakat kita," ungkapnya.

Karolin juga meminta kepada para tokoh dan masyarakat supaya saling menjaga demi situasi di Landak, terutama di Kota Ngabang.

"Sebab apa yang terjadi di Kota Ngabang, bisa meluas ke tempat-tempat yang lain. Saya juga minta tolong, sebagai tokoh, saya minta datangi tim sukses yang Bapak dan Ibu kenal. Saya nomor dua. Saya punya ketua tim, saya punya tim dan saya akan menjaga tim yang ada," kata Calon Gubernur Kalbar nomor urut dua ini.

Dikatakannya, saat mengunjungi tim sukses, para tokoh bisa meminta masyarakat untuk tenang-tenang di rumah.

"Sebab, proses penghitungan suara sedang dilakukan. Masing-masing Paslon punya saksi. Ya sudah, percayakan kepada mereka untuk bekerja. Jangan pula orang sudah berkumpul, kita lagi yang menyiram minyak tanahnya. Ayo kita jaga sama-sama," ajaknya. 

Karolin juga menjamin akan berupaya maksimal mungkin untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Landak.

"Tapi saya tidak bisa kerja sendiri. Kita harus bersama-sama. Masalah pilihan yang sudah dilakukan, itu sudah terjadi. Setiap pilihan, ada konsekwensinya. Kami sudah menyampaikan berulang kali kepada masyarakat, inilah memang kondisi masyarakat kita. Kita sendiri paham, tinggal bagaimana kita menjaganya agar tidak berkembang menjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ungkapnya.

Karolin bertemu dengan para tokoh di Landak untuk menenangkan situasi Kamtibmas. Dia datang bersama Kapolda Kalbar, Pangdam Tanjungpura dan Ketua DAD Landak. (dev)