Mandor Waspada Banjir

Landak

Editor Angga Haksoro Dibaca : 192

Mandor Waspada Banjir
Landak, SP - Hujan yang turun di sejumlah wilayah di Kabupaten Landak membuat semua pihak meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman banjir. Ketinggian air di Sungai Mandor terus dipantau.    

Kapolsek Mandor, Iptu Anuar Syarifudin mengatakan kondisi sering turun hujan menyebabkan daerah yang rendah menjadi rawan banjir. “Kami juga melakukan pengecekan pemukiman warga yang sering menjadi langganan banjir. Pemukiman itu di kawasan Pasar Lintang Mandor dan Desa Liansipi,” kata Kapolsek Mandor, Iptu Anuar Syarifudin.

Menurut pantauan polisi, ketinggian air di sungai Desa Mandor mengalami peningkatan. “Jika hujan terus terjadi di Mandor, masyarakat harus siaga menghadapi banjir,” ujar Kapolsek Iptu Anuar.  

Di tempat lain, banjir terjadi di Dusun Nilas Desa Sebatih, Kecamatan Sengah Temila. Akibat hujan terus menerus, longsor juga terjadi di Dusun Suka Maju, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, Banda Kolaga, pihaknya sudah melaporkan bencana itu kepada Bupati Landak.

“Kami sudah melaporkan hasil pantauan pada Sabtu kemarin. Dari hasil pantauan itu, telah terjadi banjir di Dusun Nilas, Desa Sebatih, Kecamatan Sengah Temila. Sedangkan korban terdampak banjir 17 kepala keluarga, dan 77 jiwa,” kata Banda, Minggu (14/10). 

Menurut Banda Kolaga, akibat banjir jembatan gantung di Dusun nilas miring. “Kedalaman air di jalan dusun sekitar 80 cm dan di halaman rumah warga sekitar 1 meter. Sedangkan yang masuk ke rumah sekitar 15 sampai 25 centimeter,” kata Banda. (dvi)