Landak Deklarasi Pemilu Damai Berintegritas

Landak

Editor Angga Haksoro Dibaca : 167

Landak Deklarasi Pemilu Damai Berintegritas
Ngabang, SP - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Landak menggelar deklarasi damai Pemilu 2019 di Sekretariat Bawaslu Landak, Sabtu (20/10).  

Hadir dalam deklarasi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Landak, Vinsensius, Ketua Bawaslu Landak, Petrus Kanisius, jajaran Forkopimda Landak, sejumlah instansi terkait dilingkungan Pemkab Landak, sejumlah Parpol peserta Pemilu 2019 di Landak dan tokoh masyarakat.

“Kami juga diminta untuk melakukan deklarasi Pemilu damai oleh Polres Landak. Sebenarnya kami sudah punya rencana untuk melakukan hal itu. Tapi dari Polda Kalbar sudah memberikan jadwal. Makanya kami langsung melaksanakan deklarasi damai Pemilu 2019 ini,” kata Ketua Bawaslu Landak, Petrus Kanisius.

Menurut Petrus, semua elemen masyarakat memiliki tugas menjaga pelaksanaan Pemilu 2019 agar berjalan damai. “Kami sangat terbantu dengan support yang luar biasa. Terutama dalam hal menyediakan sejumlah fasilitas untuk kami. Kami juga selalu berkomunikasi dengan Pemkab Landak.”

Tidak hanya dengan Pemkab Landak, Bawaslu juga membentuk sentra penegakan hukum yang terdiri dari Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan.

“Kami tetap bersinergi untuk memproses pelanggaran pelaksanaan Pemilu. Ketika ada pelanggaran administrasi, kami akan merekomendasikan ke KPU. Kalau ada pelanggaran pidana, kami akan merekomendasikan  ke kepolisian,” ujar Petrus.  

Sesuai UU 7/2017, wewenang Bawaslu meluas dan memiliki tanggung jawab yang semakin berat. Bawaslu saat ini memiliki wewenang melakukan putusan terkait pelanggaran pemilu.

“Kalau dulu kami hanya menyampaikan hasil pengawasan. Tapi sekarang hasil pengawasan itu akan kami kaji. Hasil klarifikasi itu kami kaji lagi untuk diambil keputusan,” kata Petrus.

Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Vinsensius mengatakan, pelaksanaan deklarasi Pemilu Damai sesuai protap yang diatur oleh sejumlah lembaga di pusat dan diaplikasikan ke daerah.

“Saya menilai deklarasi ini wajib dilaksanakan. Dalam konteks pelaksanaan deklarasi, Bawaslu, KPU, pemerintah dan TNI/Polri untuk bersinergi sesuai dengan tugas pokok masing-masing,” kata Vinsensius.

Sedikitnya ada 3 point yang terdapat dalam ikrar deklarasi damai Pemilu 2019. Melaksanakan pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Melaksanakan pemilu damai tanpa hoax, politisasi SARA dan uang. Serta berkampanye sesuai aturan UU.  

Pengucapan ikrar oleh para peserta deklarasi dipimpin Sekda Landak, Vinsensius. Usai pengucapan ikrar, dilakukan penandatanganan ikrar deklarasi damai Pemilu 2019 pada baliho. (dvi)