Senin, 17 Februari 2020


Harga Bawang Putih di Landak Meroket

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 49
Harga Bawang Putih di Landak Meroket

Ilustrasi

LANDAK, SP - Sudah dua pekan harga bawang putih di pasar rakyat Ngabang, Kabupaten Landak naik. Salah seorang pedagang, Burhan mengatakan, kenaikan harga bawang putih terjadi dari tingkat agen. Selain harga yang mahal, pedagang juga harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan pasokan bawang putih dari agen.

“Bawang putih saat ini dijual Rp60.000 per kilogram dari sebelumnya Rp34.000-Rp38.000,” jelas Burhan, Kamis (13/2).

Kenaikan harga bawang putih diakui mulai berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Kondisi ini juga berimbas terhadap pemasukan pedagang.

“Sebelum kenaikan banyak masyarakat belanja bawang putih, namun sekarang pembelian menurun,” tambahnya.

Selain bawang putih, harga kebutuhan pokok masyarakat seperti minyak goreng dan gula saat ini mulai naik sejak awal Januari 2020.

“Minyak goreng saat ini dijual dikisaran harga Rp13.000 per liter dan harga gula pasir dijual Rp14.000 dari sebelumnya Rp13.000,” tambahnya.

Dia juga berharap harga jual pangan bisa stabil agar pedagang tidak dirugikan dengan kenaikan harga yang terjadi.

“Ada yang mengkaitkan kenaikan harga karena isu virus corona, namun kami pedagang tidak mau berspekulasi seperti itu, kami berharap harga juga dapat kembali stabil sehingga tidak berlarut-larut seperti ini,” harapnya.

Sementara itu, Linda salah seorang pembeli mengaku cukup keberatan dengan naiknya harga bawang putih serta beberapa harga bahan pokok lainnya.

“Kalau bisa jangan ada kenaikan lagi, apalagi di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini belum stabil, kasian masyarakat,” jelas Linda. (klt/jee)