Langganan SP 2

PDAM: Perluas Jaringan Pipa Distribusi, Kita Ajukan Rp 5 Miliar

Melawi

Editor sutan Dibaca : 430

PDAM: Perluas Jaringan Pipa Distribusi,  Kita Ajukan Rp 5 Miliar
PDAM- Bupati Melawi, Panji saat memantau IPA PDAM Tirta Melawi, beberapa waktu lalu. (SP/ Eko Susilo)
NANGA PINOH, SP – PDAM Tirta Melawi mengajukan tambahan anggaran penyertaan modal Rp 5 miliar di APBD 2017. Anggaran ini direncanakan untuk memperluas jaringan pipa distribusi air bersih ke seluruh pemukiman masyarakat Melawi.

“Kita ajukan ke bupati selaku owner PDAM, Rp 5 miliar. Kita berharap dukungan pemerintah untuk penyertaan modal PDAM melalui APBD Melawi tahun 2017, sehingga bisa meningkatkan kualitas pelayanan,” kata direktur PDAM Tirta Melawi, Agus Darius kepada Suara Pemred.

Menurut Agus untuk memaksimalkan pendapatan dan menyehatkan perusahaan, jumlah pelanggan PDAM harus terus bertambah. Sehingga, penambahan jaringan distribusi diperlukan dan target peningkatan pelanggan bisa tercapai.

Pada 2016, target penambahan sekitar 1.000 pelanggan, hampir tercapai. Saat ini, lanjut Agus, sudah ada diangka 900 lebih. Secara total, ada sekitar 6 ribuan pelanggan PDAM Tirta Melawi. Apabila jaringan distribusi semakin jauh, diharapkan peningkatan pelanggan juga ikut tinggi.

“Pelayanan pastinya membutuhkan modal. Kita yakin, modal yang ditanam, akan memberikan hasil terbaik, karena pelayanan juga meningkat,” paparnya. 

Keberadaan proyek jaringan pipa, tambah Agus,  dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) PU, di sekitar Desa Kenual, juga berpotensi menambah jaringan dalam kota. Namun, persoalannya  DAK PU khusus pemasangan pipa pada 2017, tidak ada lagi. Dana ini sudah dialihkan untuk pembangunan sarana lainnya.

PDAM terus menargetkan sambungan baru dengan memberikan promo diskon 20 persen untuk pasang meteran baru hingga 25 Desember. 

Agus mengungkapkan PDAM juga menargetkan setidaknya pemasukan mampu mencapai Rp 8 miliar per tahun.

“Kalau sekarang sekitar Rp 600-700 juta per bulan. Memang masih ada tunggakan sekitar 40 persen dari total tagihan. Namun kita harapkan ini semua bisa teratasi kedepannya,” tuturnya.  (eko/mul)