Kapolres: Kasus Ijasah Palsu Oknum Kades Tetap Diproses

Melawi

Editor sutan Dibaca : 735

Kapolres: Kasus Ijasah Palsu Oknum Kades Tetap Diproses
KADES DILANTIK- Pelantikan 50 Kades terpilih di Pendopo Rumah Jabatan oleh Bupati Melawi, Kamis (29/12) lalu. (SP/Eko Susilo)
NANGA PINOH, SP – Walau sudah resmi dilantik pada Kamis (29/12), beberapa Kepala Desa (Kades) tidak bisa bernafas lega. Hal ini disebabkan adanya gugatan yang disampaikan Cakades.  

“Kita melihat adanya pelanggaran pidana, seperti penggunaan ijasah palsu oleh kades terpilih. Semuanya akan diproses,” kata AKBP Oki Waskito, Kapolres Melawi, AKBP Oki Waskito.
 

Menurut Oki, saat ini terdapat satu laporan yang masuk ke Polres Melawi, terkait penggunaan ijasah palsu Kades. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk mengetahui legalitas ijasah yang digunakan oknum Kades tersebut.
  “Dari bupati juga sudah menyerahkan pada kita untuk menindaklanjuti," paparnya.  

BERITA TERKAIT:
Kepala BPMPD Melawi, Junaidi mengatakan bahwa persoalan gugatan di beberapa desa, akan diselesaikan pihak kepolisian, terutama terkait masalah hukum pidana.  

“Kita melantik berdasarkan putusan panitia di tingkat Desa dan BPD. Kalau mereka menyatakan tidak ada masalah, ya kita lantik. Kalau ada pelanggaran itu sebenarnya di luar Pilkades,” tuturnya.  

Sebelumnya, Bupati Melawi, Panji mengatakan bila nantinya ada yang bermasalah atau tersangkut hukum, yang bersangkutan tetap bisa dilantik.  

“Tapi  kalau  ternyata keluar putusan inkrah dan yang bersangkutan dinyatakan bersalah, maka saat itulah kita turunkan dan berhentikan atau kita cabut jabatannya. Berikutnya ya dikembalikan dengan mekanisme yang ada,” tegas Panji. (eko/mul)

Baca Juga:
Kejahatan Konvensional di Kalbar Meningkat