Senin, 23 September 2019


Temuan Inspektorat Melawi, Banyak Desa Belum Bayar Pajak DD

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1136
Temuan Inspektorat Melawi, Banyak Desa Belum Bayar Pajak DD

Ilustrasi

NANGA PINOH, SP - Laporan penggunaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Melawi masih terdapat  kelemahan. Persoalan pajak yang belum dibayarkan menjadi temuan terbanyak. Untuk itu, desa diminta menindaklanjuti pajak terutang, yang seharusnya dibayarkan sebagai bagian dari pemanfaatan DD.  

“Dari hasil pengawasan, banyak yang kita perbuat. Pada 2015, memang banyak desa yang belum memungut pajak dengan baik, namun pada 2016, hampir semua desa sudah bayar pajak. APBDes juga mulai bagus,” kata Yakop Tangkin, Inspektur Kabupaten Melawi.
 

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya selalu memonitoring penggunaan DD, utamanya saat desa akan melakukan pencairan pada tahap pertama dan kedua.
 

"Pajak menjadi kewajiban para pengguna dana ini, sehingga siapa pun yang lalai, bisa menjadi masalah hukum," tegasnya.
 

Temuan yang paling banyak pada 2015, lanjut Yakop selain banyak pajak yang belum dibayarkan, ada persoalan administrasi terkait masih kurangnya beberapa Peraturan Desa (Perdes) yang belum dibuat. Tim pengelola keuangan juga ada yang belum dibuat.
 

“Hanya memang pada tahun ini sudah lebih baik karena desa banyak dibantu oleh Pendamping Desa (PD),” paparnya.  

Menurut Yakop, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) di Inspektorat, juga menjadi alasan belum terlalu optimalnya pengawasan terhadap penggunaan DD.  

Namun, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas dan pengetahuan Kades, melalui berbagai pelatihan, sehingga ke depannya tidak ada lagi permasalahan dalam penggunaan DD. (eko/mul)
 

Baca Juga:
Hendri: Guru SD dan SMA Banyak Tidak Disiplin
Parkir Karcis, Sumastro Akui Gagal Tingkatkan Retribusi
Akhir Bulan Ini, CCTV Center Pontianak Beroperasi