Jumat, 06 Desember 2019


Kasus Ijazah Palsu Kades, Disdik Melawi Bantu Pengusutan

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1433
Kasus Ijazah Palsu Kades, Disdik Melawi Bantu Pengusutan

Ilustrasi

NANGA PINOH, SP- Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Melawi, Joko Wahyono menyebutkan sudah ada tiga laporan yang masuk terkait ijazah palsu yang melibatkan kades-kades terpilih. Pihaknya ikut membantu penyidik Kepolisian dalam melakukan pengecekan ijazah.

“Kita dalam hal ini menjadi saksi saja. Jadi di sini kita melakukan pengecekan terhadap pemilik sebenarnya ijasah yang digunakan. Sudah ada tiga yang masuk terkait laporan ini,” katanya.

Menurut Joko, pihaknya  sudah memberikan informasi ada ijazah kades yang terdaftar, ternyata berlainan dengan data di Disdik.

“Ada juga satu laporan yakni dari desa Pelita Kenaya. Ini sudah kami cek, bahwa benar ijazahnya memang asli. Hanya memang ada perubahan namanya. Tapi yang bersangkutan benar sekolah dan datanya juga ada di kita,” terangnya.

BERITA TERKAIT:
Ijasah Palsu, Kades Tembawang Panjang Ditahan

Joko mengingatkan agar jangan sekali-kali masyarakat mempergunakan ijazah kejar paket yang palsu,  untuk keperluan bekerja atau mendaftar dalam pemilihan kepala desa atau pencalonan legislatif.

“Ijazah paket ini tak bisa dibeli-beli atau dibuat-buat. Jangan percaya dengan orang tertentu yang bisa menjanjikan ijasah. Karena ini tidak benar. Kalau menggunakannya maka akan merugikan orang lain dan dirinya sendiri,” tegasnya.

Ia menyarankan agar masyarakat yang menginginkan ijasah atau pengetahuan tambahan mengikuti program keaksaraan melalui PKBM. Dengan mendaftar resmi, nantinya masyarakat bisa didaftarkan dalam program kejar paket A, B atau C sesuai kebutuhan hingga mengikuti ujian kesetaraan.

“Begitu pula yang memiliki kesalahan penulisan atau nama dalam ijazahnya, agar jangan dilakukan perubahan sendiri. Silahkan berkoordinasi dengan Disdik untuk merubahnya sesuai prosedur,” pungkasnya. (eko/ind)

Baca Juga:
Pemkot Masih Kaji Jalur Kapal Feri di Nipah Kuning
Film tentang Penyair Wiji Thukul, “Istirahatlah Kata-Kata” (Bagian-1)
Dua Desa di Sekadau Hilir Diterjang Banjir