Sekda: Kantor Bupati Melawi Siap Dibangun Tahun Ini

Melawi

Editor sutan Dibaca : 1043

Sekda: Kantor Bupati Melawi Siap Dibangun Tahun Ini
Pembangunan kantor Bupati Melawi yang mangkrak, (Dok. SP)
NANGA PINOH, SP - Sekda Kabupaten Melawi, Ivo Titus Mulyono mengungkapkan, anggaran kelanjutan pembangunan kantor bupati setempat mencapai Rp22 miliar, sudah masuk dalam APBD, dan sudah selesai dievaluasi di tingkat provinsi pekan lalu.  

“Kantor bupati akan dikerjakan tahun ini karena dianggarkan dalam APBD murni. Memang waktu itu sempat ada wacana untuk bisa dibantu oleh kemendagri. Tapi akhirnya kita putuskan untuk gunakan APBD saja,” katanya, saat ditemui usai upacara peringatan HUT Pemprov, Senin (6/2).  

Menurut Ivo, setelah diperbaiki sesuai hasil evaluasi, kemudian dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan DPRD.  

Selain itu, tidak terjadi perubahan di APBD. Termasuk belanja untuk pembangunan fisik kantor bupati serta tiga jembatan, yang merupakan proyek besar pada tahun 2017.
 

Ivo menuturkan bahwa pembangunan tiga jembatan baja, yakni jembatan Melawi II, jembatan Sungai Pinoh II dan jembatan Kebrak masih terganjal dengan persetujuan pinjaman daerah dari DPRD.
 

“Memang kemarin DPRD sudah berikan persetujuan. Namun saat ke Kemendagri, ternyata mereka minta bentuk persetujuannya dituangkan dalam keputusan pimpinan DPRD soal pinjaman daerah. Kalau yang kemarin kan hanya berbentuk surat saja,” terangnya.  

Untuk persoalan ini, Ivo mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan pimpinan DPRD Melawi agar nantinya dilakukan perubahan dalam bentuk keputusan.  

Ivo pun berharap pinjaman daerah ini bisa dilakukan dalam tahun ini sehingga lebih meringankan pemerintah. Pasalnya, kalau dilakukan tahun depan, jangka waktu kredit pinjaman daerah juga lebih pendek, hanya tiga tahun.
 Sedangkan kalau tahun ini dicairkan maka masih ada  waktu empat tahun untuk pembayaran pinjamannya.  

Ivo menambahkan, pihak provinsi juga sudah menyarankan agar pelaksanaan proyek tiga jembatan ini jangan dulu dikerjakan, apabila dana pinjaman tersebut belum tersedia, karena
nanti bisa menjadi masalah. (eko/mul)

Baca Juga: