Iskandar: Daerah Ambalau dan Serawai Kaya Tambang

Melawi

Editor sutan Dibaca : 1026

Iskandar: Daerah Ambalau dan Serawai Kaya Tambang
ILUSTRASI- Aktivitas di Pertambangan Batu Bara (SP/Ist)
SINTANG, SP- Menanggapi tuntutan masyarakat Ambalau, Kabupaten Sintang  gabung ke Kabupaten Melawi. Camat Ambalau Iskandar mengatakan, ada dua poin penting yang menjadi alasan masyarakat menuntut adanya otonomi baru, mengingat luas wilayah di sekitar 8.000 km persegi. Wilayah ini juga masih terosilir.

Yang membuat miris adalah, dalam hal pelayanan kesehatan. Banyak warganya selama ini mengeluhkan berobat gratis di rumah sakit melalui kartu BPJS. Dalam aturan dari pihak BPJS, warga diharuskan mendapat rujukan berobat di rumah sakit Kota Sintang.

“Untuk ke Sintang saja, mereka harus transit ke Melawi. Ini yang menjadi dilema  bagi kami,” tuturnya.

BERITA TERKAIT:
DPRD Dorong Pemprov Kalbar Turun Tangan Atasi Tuntutan DOB 
Warga Dua Kecamatan di Kabupaten Sintang Tuntut DOB

Jadi, wajar bila warga Ambalau-Serawai menuntut dibentuknya otonomi khusus di dua wilayah ini. Dengan begitu akses pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di kedua wilayah, bisa lebih baik lagi.

“Saya sangat mendukung wacana pemekaran ini, karena ini juga menjadi harapan masyarakat di sini," ujar  Iskandar.

Menurut Iskandar, Kecamatan Ambalau dan Serawai memiliki kekayaan alam yang luar biasa, hanya saja untuk mengelola kekayaan alam tersebut yang sulit.

“Kekayaan alam di sini sangat luar biasa, hutan dan tambang masih banyak, tapi untuk mengelola kekayaan  alam ini, harus didukung akses infrastruktur yang baik,"
ungkapnya.

Sejak 2008, investor asal India dan China sudah berminat menjajaki kemungkinan eksploitasi batu bara di Kalbar, yang depositnya diperkirakan sebanyak 181,6 juta ton. Potensi batu bara di Kalbar terdapat di cekungan Ketungau dan Melawi yang tersebar di tiga kabupaten, yakni Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu.

Data dari Dinas Pertambangan dan Energi tahun 2006, di Kabupaten Sintang terdapat sekitar empat lapangan batu bara, yakni Ambalau, Serawai, Senaning, dan Merakai. Di Kabupaten Melawi, terdapat satu lapangan saja, yakni Bukit Alat di Kecamatan Menukung. Sementara di Kabupaten Kapuas Hulu terdapat sekitar tiga lapangan batu bara. (nan/rep/loh)

Baca Juga:
Dugaan Pelanggaran Pemilu, Ini Komentar Jurkam Paslon Wali Kota Singkawang
Sidang Perdana, Presiden SOT Mempawah Dikenakan TPPU 
Begini Trik Aparat Polres Sambas Ringkus Pengedar Narkoba