Langganan SP 2

Di Melawi, Pengendara 'Bersih' Dapat Es Tebu Gratis saat di Razia

Melawi

Editor hendra anglink Dibaca : 594

Di Melawi, Pengendara 'Bersih' Dapat Es Tebu Gratis saat di Razia
OPERASI PATUH - Kasat Lantas Polres Melawi menyerahkan kupon es tebu gratis kepada pengendara yang taat mematuhi aturan berlalu lintas. (Eko/SP)
Sejumlah pengendara motor sedikit bingung dengan aksi anggota Polisi Lalu Lintas Polres Melawi yang menggelar razia Operasi Patuh Kapuas di Lapangan Kuliner Nanga Pinoh.

Maklum saja, mereka tiba-tiba menerima voucher jajanan gratis dari polisi yang sedang bertugas.
Voucher tersebut yakni berupa segelas es tebu, yang menjadi bonus bagi para pengendara patuh yang mampu memperlihatkan kelengkapan surat-surat kendaraannya.

Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Aang Permana ditemui Jumat (12/5) mengungkapkan, voucher jajanan gratis dari jajarannya memang diberikan kepada pengendara yang mematuhi peraturan lalu lintas dalam berkendara.


“Kalau surat menyurat lengkap, dan kelengkapan berkendaranya juga lengkap, kita berikan bonus voucher yang ada di sekitar Lapangan Kuliner Nanga Pinoh. Bisa digunakan untuk mendapatkan es tebu atau jajanan lain secara gratis,” katanya.

Lanjut Aang, memang menjadi salah satu terobosan Satlantas Polres Melawi dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2017 yang akan berlangsung selama dua pekan, yakni 9 Mei hingga 22 Mei 2017.

Pemberian voucher seperti ini diharapkan dapat menggambarkan operasi yang lebih humanis, walau tetap mengedepankan penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas dengan pemberian tilang.


Ya ini wujud dari apresiasi kita terhadap para pengendara yang mau mematuhi aturan lalu lintas dan diharapkan bisa memotivasi pengendara lainnya untuk lebih tertib lalu lintas,” ujarnya.


Kendati demikian, Aang menegaskan dalam Operasi Patuh ini, 80 persen memang diarahkan pada penindakan pelanggar lalu lintas.  Para pengendara yang tak memiliki SIM, STNK lengkap serta tak menggunakan helm atau kelengkapan berkendaranya kurang bisa langsung diberikan tilang.


Begitu juga untuk pelanggar lalu lintas karena menerobos lampu merah, motor tanpa kaca spion, termasuk mobil bak terbuka serta kendaraan tak layak jalan jadi target operasi.

“Karena operasi ini beda dengan Simpatik yang mengedepankan preemtif dan sosialisasi,” jelasnya.

Pelaksanaan Operasi Patuh di Melawi, akan digelar di sejumlah tempat yang rawan terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas, kemacetan serta rentan terjadinya pelanggaran oleh kendaraan. Selain mengintensifkan giat di berbagai tempat, Satlantas tetap menggelar patroli dan penjagaan di berbagai titik kemacetan.

“Tujuan utama operasi Patuh untuk menekan angka kecelakaan di jalan yang menyebabkan fatalitas pada korban, menekan pelanggaran lalu lintas. Dan juga kita berharap jangan sampai pelanggaran justu semakin meningkat,” pungkasnya. (eko susilo/ang)