283 ASN Melawi Ucapkan Sumpah Janji Pegawai

Melawi

Editor Syafria Arrahman ST Raja Alam Dibaca : 699

283 ASN Melawi Ucapkan Sumpah Janji Pegawai
AMBIL SUMPAH – Sebanyak 283 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Melawi diambil sumpah dan janjinya di Rumah Jabatan Bupati, kemarin. Bupati Panji berpesan, seorang pejabat itu harusnya melayani bukan dilayani.(SUARA PEMRED/EKO
“Sumpah janji ini bukan hanya sekedar kesanggupan kepada yang berwenang semata, tapi juga kesanggupan memenuhi sumpah janji tersebut pada Tuhan serta ASN wajib menaatinya,” kata Panji pada ASN yang hadir dalam pengucapan sumpah dan janji tersebut.

Menurutnya, ASN memang diwajibkan menyatakan sumpah dan janji sebagai bentuk tertib aparatur serta menciptakan ASN yang mampu berkompetisi serta memiliki kompetensi.

Dengan tugas negara yang telah dibebankan, ASN mesti melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggungjawab dan pengabdian, mengutamakan kepentingan negara ketimbang kepentingan pribadi atau golongan.

Panji juga meminta jangan sampai ASN malah menjadi sumber keresahan masyarakat, menjadi provokator, menghalalkan segala cara untuk tujuan tertentu, jangan mudah terpengaruh isu dan asumsi yang belum tepat, apalagi sampai menjadi pembangkang.

“Kalau itu terjadi maka tak ada kekompakan kerja,” ujarnya. Panji mengingatkan agar seluruh ASN mampu memanajemen hati, perasaan, kinerja dan potensi yang ada sehingga mampu mendukung perencaaan kerja pemerintah daerah. ASN menjadi pegawai negara yang terbanyak sehingga sangat menentukan dan berpengaruh terhadap kemajuan daerah.

“Berikan pelayanan yang terbaik dan bukannya minta dilayani,” pesannya. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Melawi, Paulus mengungkapkan pelaksanaan sumpah dan janji ASN ini tak hanya diikuti para pegawai yang baru diangkat atau mereka yang lulus dalam seleksi K2 beberapa tahun lalu.

Namun juga sejumlah pegawai yang sudah lama diangkat menjadi ASN. Dia menyebut, ada 24 pegawai golongan I, 191 pegawai golongan II, 63 pegawai golongan III serta 5 pegawai golongan IV yang mengikuti sumpah janji.

“Selain itu ada yang memang sudah lama jadi pegawai ikut sumpah janji kembali karena berkasnya hilang,” katanya. Paulus mengungkapkan pelaksanaan sumpah dan janji pegawai sebenarnya rutin digelar oleh instansinya.

Tahun ini pelaksanaanya dipusatkan di Ibu Kota Melawi karena jumlah pegawai yang mengikuti sumpah janji tak terlalu banyak. “Tujuan sumpah janji pegawai untuk memberikan pengakuan dan status hukum ASN Melawi sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” jelasnya. (eko susilo/ang)