Warga Tanah Pinoh Tertangkap Simpan Sabu dan Ekstasi

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 762

Warga Tanah Pinoh Tertangkap Simpan Sabu dan Ekstasi
ilustrasi
NANGA PINOH, SP – Bukti bahwa peredaran narkoba sudah menyebar hingga ke wilayah pelosok memang bukan isapan jempol. Terbukti jajaran Satuan Reserse Narkotika Polres Melawi berhasil menangkap seorang wanita berinisial WD (25) di sebuah kontrakan di Desa Tanjung Gunung, Kota Baru, Kecamatan Tanah Pinoh, kemarin. Wanita yang sudah berpisah dari suaminya ini ditangkap atas dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu dan ekstasi. Kasat Narkoba, Iptu Herno Mintoro ditemui Kamis (15/6) mengungkapkan, pengungkapan kasus narkoba di Kota Baru ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas sebuah kontrakan yang kerap digunakan sebagai tempat kumpul-kumpul.

“Di sana dicurigai kerap dipakai untuk pesta narkoba. Nah, anggota kemudian melakukan pengecekan ternyata betul ada aktivitas ini. Kemudian ada satu orang wanita yang kebetulan berada di sana kedapatan menyimpan sabu-sabu tiga paket,” katanya.


Dalam penggeledahan lanjutan di kontrakan WD, jajaran kepolisian menemukan lagi sejumlah pil ekstasi. Kontrakan ini sendiri didiami WD yang diketahui kemudian memiliki seorang anak. Tak pelak, dia pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

 “Saat tersangka kita bawa ke polres dan dilakukan tes urine ternyata yang bersangkutan positif menggunakan narkoba,” ujarnya.
Herno sendiri mengungkapkan, anggotanya masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lain yang berdasarkan pengakuan WD merupakan pemilik dari barang haram tersebut.

   “Kalau dari informasi wanita yang kita amankan memang narkoba ini bukan milik dia, tapi tersangka yang masih menjadi DPO itu. Hanya saja WD tahu barang itu disimpan di rumahnya,” jelasnya. Atas perbuatannya WD pun akhirnya dikenakan Pasal 112 dan Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, karena kedapatan menyimpan dan memiliki sejumlah paket narkoba jenis sabu dan ekstasi. Selain itu WD juga dijerat dengan ancaman sebagai pengguna barang haram tersebut.

Pengungkapan kasus narkoba di wilayah Kota Baru, Kecamatan Tanah Pinoh semakin menguatkan bahwa peredaran narkoba kini sudah menyasar begitu jauh ke seluruh pelosok Melawi. Wakil Ketua DPRD Melawi, Iif Usfayadi bahkan sudah mengungkapkan bahwa Kota Baru menjadi salah satu daerah yang kini menjadi target peredaran narkoba.

“Informasi saat ini, tak hanya di Nanga Pinoh tingkat pengguna narkoba ini cukup tinggi. Tapi juga sudah merambah sampai ke kecamatan. Yang di hulu-hulu bahkan mungkin sampai ratusan yang sudah menjadi pencandu,” paparnya.

Karena itu, Iif berharap upaya pemberantasan narkoba harus semakin digalakkan oleh instansi terkait seperti kepolisian. Dengan keterbatasan yang dimiliki polisi, maka BNNK lah diharapkan bisa melakukan penegakan hukum sebagai langkah memberantas alur peredaran narkoba.

“Narkoba ini sangat berdampak negatif bagi seluruh penggunanya. Karena itu perlu upaya bersama agar peredaran serta jumlah pencandu bisa terus ditekan,” harapnya. (eko/ang)