Sungai Pinoh Meluap, Menukung Mulai Tenggelam

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 494

Sungai Pinoh Meluap, Menukung Mulai Tenggelam
BANJIR - Sejumlah pertokoan dan pemukiman warga di tepian Sungai Melawi di Menukung nyaris tenggelam akibat luapan banjir. Luapan sungai ini diduga akibat hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Melawi.
NANGA PINOH, SP - Curah hujan yang begitu tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat permukaan Sungai Melawi dan Sungai Pinoh meluap cukup tinggi. Tak ayal, beberapa daerah yang berada di pinggiran sungai terendam banjir hingga setinggi atap rumah. Halidin, salah seorang warga Menukung mengungkapkan, cukup banyak pemukiman warga di Desa Menukung Kota yang sudah terkena banjir.

Utamanya pada pemukiman penduduk di sekitar Pasar Menukung, bahkan banyak yang sudah tenggelam. “Kemudian ruas-ruas jalan dan jembatan juga sudah banyak yang terendam banjir,” ungkapnya, Jumat (18/8) siang. Tidak hanya itu, akibat dari banjir  yang mulai melanda Menukung sejak Kamis malam tersebut, saat ini SMA Negeri 1 Menukung yang berada di ibu kota kecamatan juga sudah terendam banjir.

“Karena gedung sekolah acap (tergenang), maka dengan terpaksa siswa di SMAN 1 Menukung diliburkan oleh pihak sekolah,” ujarnya. Saat dikonfirmasi terkait banjir tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Syafarudin membenarkan telah terjadi banjir di Menukung. Walaupun belum mendapatkan laporan secara resmi dari Camat, namun pihaknya sudah mendapatkan laporan dari warga terkait bencana banjir tersebut.

“Kami udah dapat laporan, cuma camat belum melapor,” katanya. Hanya saja berapa desa yang sekarang sudah terendam banjir sejauh ini pihak BPBD Melawi belum mendapatkan laporan. Saat ini pihaknya masih melakukan monitor dan mencari informasi kebeberepa desa yang pemukimannya berada dipinggir sungai Melawi yang rawan banjir.

“Kemungkinan air akan turun cepat bila di hulu tak ada hujan. Hanya kita minta masyarakat yang tinggal di tepian sungai atau di daerah yang mudah terkena banjir untuk waspada. Karena hujan sepertinya masih akan turun,” pungkasnya. (eko/ang)

Komentar