Satlantas Polres Melawi Kehabisan Stok Material SIM

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 337

Satlantas Polres Melawi Kehabisan Stok Material SIM
BUAT SIM – Sejumlah warga tampak masih ada yang datang antre untuk mengurus SIM di Polres Melawi, kemarin. Padahal kepolisian kehabisan stok material untuk membuat kartu mengemudi tersebut.
NANGA PINOH, SP – Dua pekan terakhir pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Melawi terpaksa hanya menerima surat keterangan pengganti. Pasalnya kekosongan stok material SIM di unit Satlantas menjadi penyebabnya. Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Aang Permana mengungkapkan, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada masyarakat Melawi  melalui baliho dan media massa terkait belum tersedianya stok material SIM.

 Hal itu sesuai dengan surat telegram Mabes Polri yang disampaikan melalui Polda Kalbar.
“Di dalam surat itu diberitahukan stok SIM di Korlantas Polri saat ini terbatas pendistribusiannya,” ungkap dia, Minggu (20/8). Berhubung kosongnya stok material SIM tersebut, sehingga sementara ini pemohon  SIM, baik permohonan baru maupun perpanjangan yang datang ke Satlantas Polres Melawi hanya diberikan SIM sementara.

“Situasi  keterbatasan stok material SIM di Satlantas Polres Melawi sudah berlangsung dalam dua pekan terakhir,” ujarnya.
Aang minta kepada masyarakat untuk bersabar sambil menunggu pemberitahuan lebih lanjut. Di mana kekosongan stok SIM ini diperkirakan akan berlangsung paling lama hingga dua bulan ke depan. Apabila sewaktu-waktu ada perubahan soal stok material SIM, maka tentu akan segera ada pemberitahuan kepada masyarakat. 

Walaupun stok material SIM kosong, bagi masyarakat  pemohon SIM baru atau yang perpanjangan tetap dilayani seperti biasa sesuai proses. Bagi yang lulus ujian tertulis dan praktik akan diberikan surat keterangan sebagai penganti SIM.
“Meski  hanya bersifat  sementara  namun surat pengganti SIM tersebut bisa digunakan selayaknya SIM biasa,” tuturnya.

Aang juga mengingatkan, bagi masyarakat yang mendapatkan surat penganti SIM, upayakan surat keterangan tersebut jangan sampai hilang.  “Karena  surat keterangan itu  akan digunakan sebagai bukti  pengambilan  SIM yang asli nantinya,” pungkasnya. (eko/ang)

Komentar