Lahan Melawi Berpotensi Cetak Sawah

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 409

Lahan Melawi Berpotensi Cetak Sawah
Cetak Sawah – program cetak sawah melibatkan anggota TNI dan masyarakat. Potensi lahan di Melawi dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan program cetak sawah
NANGA PINOH, SP – Lahan pertanian di Kabupaten Melawi memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun persoalan di lapangan, pengembangan cetak sawah baru kerap terbentur dengan status kawasan hutan. Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Melawi, Iif Usfayadi memaparkan, Kabupaten Melawi ini memiliki lahan pertanian yang sangat luas, termasuk lahan basah atau rawa yang bisa diolah untuk dijadikan sawah.

“Rata-rata kecamatan memiliki potensi lahan yang bisa diolah menjadi sawah. Ini salah satu peluang bagi kita untuk bisa  mewujudkan swasembada beras,” katanya. Wakil Ketua DPRD Melawi ini menyampaikan, beberapa tahun terakhir, Pemkab Melawi memang sedang gencar-gencarnya melaksanakan program cetak sawah maupun mengotimalkan pengelolaan lahan sawah yang sudah ada.

“Karena itu kami berharap kepada Pemda supaya program tersebut dimaksimalkan, termasuk pendampingan dan pembinaan kepada petani,” ujarnya. Iif juga mendukung rencana Dinas Pertanian dan Perikanan Melawi yang akan bekerja sama dengan pihak ketiga, untuk memproduksi beras lokal.

Adanya produksi beras lokal akan mengurangi ketergantungan dengan beras dari luar yang selama ini dikonsumsi masyarakat Melawi. “Ini juga akan membantu petani. Termasuk untuk mensuport mereka agar lebih semangat lagi mengolah sawah,” ujarnya.

Selain itu, Iif juga minta kepada Pemkab Melawi mengusulkan revisi tata ruang baru dengan harapan bisa mengeluarkan potensi-potensi lahan pertanian yang berada dalam kawasan hutan, maupun dalam Hak Guna Usaha (HGU) menjadi Areal Penggunaan Lain (APL).

“Karena banyak keluhan dari masyarakat, lahan pertanian maupun lahan yang berpotensi  dijadikan sawah tidak bisa dikelola karena berada dalam kawasan,” ucapnya. (eko/jee)

Komentar