Belasan Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Melawi

Melawi

Editor Tajil Atifin Dibaca : 326

Belasan Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Melawi
Pencangan – Pelepasan balon menandai pencangan bulan eliminasi kaki gajah yang dilaksanakan di Lapangan Bola Desa Kompas Raya Kecamatan Pinoh Utara, Senin (9/10). Melalui pencangan ini diharapkan Melawi bebas dari penderita penyakit kaki gajah
NANGA PINOH, SP – Penderita panyakit kaki gajah (filaria) di Melawi masih ditemukan. Dinas Kesehatan Melawi mencatat di tahun 2017 ditemukan dua kasus baru penderita filaria.

“Kasus baru ada 2 kasus. Sementara kasus lama atau penderita lama ada 16 orang, yang tersebar di 11 kecamatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Melawi, Ahmad Jawahir saat pencanangan bulan eliminasi kaki gajah (filariasis) di Lapangan Bola Desa Kompas Raya Kecamatan Pinoh Utara, Senin (9/10).

Karena itu, dikatakan Ahmad, bulan eliminasi kaki gajah pada Oktober 2017 ini memang dikhususnya untuk mengeliminasi atau membasmi kaki gajah di Indonesia, khususnya di Melawi.  “Melawi sendiri memang angkanya masih muncul yang baru. Makanya kita perlu membasmi agar kasus-kasus baru kaki gajah di Melawi tidak ada lagi,” ucapnya.

Pencanangan bulan eliminasi kaki gajah sekaligus sebagai pencanangan pemberian obat pencegahan filariasis secara masal di Melawi.

Di mana masyarakat dianjurkan untuk datang ke Puskesmas atau Polindes terdekat untuk mendapatkan obat. Di tempat yang sama, Camat Pinoh Utara, Yussenno selaku panitia pelaksana mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan pemberian obat masal filariasis ini adalah untuk mensukseskan bulan eliminasi kaki gajah tahun 2017 dan memutus mata rantai penularan penyakit filariasis di Melawi. 

“Sasaran pemberian obat filariasi yakni seluruh penduduk berusia dua tahun sampai 70 tahun,” ucapnya. 

Dalam pencanangan ini, seluruh undangan yang hadir langsung mengkonsumsi obat anti filariasis yang dibagikan oleh jajaran Dinkes Melawi. (eko/jee)
 

Komentar