Belanja Daerah Melonjak, APBDP 2017 Disetujui

Melawi

Editor Kiwi Dibaca : 266

Belanja Daerah Melonjak, APBDP 2017 Disetujui
Penandatangan – Bupati Melawi, Panji menandatangani kesepakatan APBD Perubahan 2017 usai rapat paripurna di Kantor DPRD Melawi,
NANGA PINOH, SP – Enam fraksi di DPRD Melawi menyetujui rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2017. Dalam sidang paripurna Pendapat Akhir (PA) fraksi yang digelar hanya beberapa jam usai paripurna Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum (PU) Fraksi DPRD Melawi, Senin (23/10), seluruh fraksi menyetujui nilai belanja APBD Perubahan sebesar Rp1,270 triliun, naik tajam sekitar Rp38 miliar bila dibandingkan dengan APBD murni 2017 yang dianggarkan sebesar Rp1,232 triliun.

Beberapa saran disampaikan oleh fraksi, di antaranya Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang meminta agar tambahan khusus Dana Alokasi Khusus (DAK) yang baru dan akan masuk dalam APBD Perubahan menjadi perhatian pemerintah. “Kami menyarankankegiatan pembangunan yang jumlahnya tidak sedikit dengan waktu yang tidak panjang harus dilakukan sesuai mekanisme dan regulasi,” kata juru bicara sekaligus Ketua Fraksi PDIP, Malin.

Sementara itu, juru bicara fraksi Golkar, Abang Ahmaddin menilai jawaban Pemkab Melawi yang sebelumnya disampaikan Wakil Bupati, Dadi Sunarya masih terkesan normatif dalam mengatasi berbagai persoalan di Melawi. “Jawaban pemerintah ini kita diharapkan bisa segera dilaksanakan dan dibarengi dengan tindakan nyata,” katanya.  

Dari fraksi PAN, juru bicara fraksi, Joni Yusman menyampaikan catatan dan saran bagi pemerintah. Apabila belanja dalam APBD 2017 terlalu besar dan menimbulkan deficit, maka disarankan agar tidak dilakukan karena akan berdampak pada beban APBD berikutnya.

“Kita minta agar Pemkab menentukan skala prioritas dalam belanja APBD perubahan ini,” katanya. Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin menetapkan pendapatan Rp1,246 triliun dan belanja APBD Perubahan sebesar Rp1,270 triliun, dengan defisit Rp20 miliar lebih. Nilai belanja dalam APBD Perubahan justru berbeda dengan KUA PPAS APBD Perubahan yang awalnya ditetapkan Rp 1,26 triliun.

Bupati Melawi, Panji usai sidang paripurna mengatakan, koreksi dan saran menjadi masukan bagi Pemkab Melawi. APBD perubahan mengacu pada KUA PPAS yang telah ditetapkan. Dan menjadi penguatan kebijakan. Perubahan anggaran hanya penambahan dan penyesuaian pada penerimaan daerah dan penambahan alokasi dana pada kegiatan tertentu yang sebelumnya tidak terdukung dengan optimal.

“Perubahan APBD ini juga untuk mengakomodir kegiatan dan program baru yang tidak diakomodir dalam APBD murni karena keterbatasan anggaran dan lain-lain. Perubahan APBD tetap ditujukan dalam proses penanganan masalah pembangunan yang dianggap strategis oleh pemerintah” katanya.

Panji menambahkan, terkait Jembatan Gantung Sokan sudah akan dianggarkan dalam APBD 2018. Walau saat ini masih dalam bentuk Raperda yang sebentar lagi akan disampaikan ke DPRD Melawi. (eko/jee)
 

Komentar