Investasi Bermasalah, Wabup Melawi Minta Warga Tak Tegiur

Melawi

Editor Andrie P Putra Dibaca : 336

Investasi Bermasalah, Wabup Melawi Minta Warga Tak Tegiur
Ilustrasi. (net)
NANGA PINOH, SP – Munculnya berbagai investasi yang menawarkan keuntungan besar namun menjadi bumerang karena dianggap bodong, bisa ikut merugikan masyarakat.

Karena itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya memberikan pemahaman, mana investasi yang aman dan mana yang berpotensi bermasalah sehingga masyarakat tak menjadi korban.

Hal ini disampaikan dalam sosialisasi investasi bermasalah yang digelar oleh Anggota DPR RI, Sukiman bekerja sama dengan OJK Kalbar dan Perhimpunan Jurnalis (PENA) Melawi di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Kamis (30/11).

Staf Perlindungan Konsumen OJK, Muhammad Akbar dalam paparannya mengungkapkan, lembaga OJK dibentuk karena timbulnya permasalahan maupun polemik di masyarakat terkait lembaga jasa keuangan.

Akbar memaparkan peran OJK sangat penting karena mengawasi 14 ribu triliun uang masyarakat. Mulai dari pasar modal, asuransi, perbankan hingga berbagai investasi keuangan lainnya.

Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya menilai sosialisai ini sangat penting karena dapat mengedukasi masyarakat memilah mana investasi yang aman dan mana yang investasi yang berpotensi bodong.

Dadi berharap masyarakat tidak mudah tergiur atau tertipu dengan berbagai jenis investasi yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Anggota DPR RI, Sukiman menerangkan, OJK menjadi salah satu mitra kerja Komisi XI yang bergerak di bidang pengawasan lembaga jasa keuangan. DPR RI sendiri terus mengikuti berbagai perkembangan terkait bidang investasi. (eko)