Keberadaan BNNK Terbentur Soal Lahan

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 179

Keberadaan BNNK Terbentur Soal Lahan
Ilustrasi. Net
MELAWI, SP - Angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Melawi, terbilang tinggi. Walau dari sisi kasus yang terungkap belum seberapa, namun jumlah pengguna yang tak terdeteksi dinilai cukup banyak. 

Untuk memberantas narkoba di Kota Juang ini, diperlukan keberadaan Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK).

Bupati Melawi, Panji mengatakan, kehadiran BNNK sebenarnya sudah lama diupayakan terbentuk. Panji mengungkapkan pembentukan BNNK di daerah harus memenuhi persyaratan terkait penyediaan hibah lahan pembangunan gedung perkantoran dan fasilitas pendukung lainnya.  Sselama ini, pembentukan BNNK di Melawi hanya terkendala pengadaan lahan. 

“Saya mendorong agar lembaga ini segera dibentuk di Melawi, tetapi untuk sementara sedikit terkendala soal lahan lokasi pembangunan gedung,” ujar Panji, beberapa waktu lalu.

Terkait soal lahan, pihaknya akan menyediakan lahan hibah ini, sehingga persyaratan yang diminta pihak BNN Pusat untuk memenuhi pembentukan BNNK di Melawi bisa segera terwujud.

“Intinya kita tidak keberatan dengan hibah lahan ini,” ungkapnya.

Panjimengharapkan komitmen seluruh elemen masyarakat, instansi terkait Pemkab Melawi dan instansi vertikal untuk memerangi narkoba yang beredar di tengah masyarakat.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Iif Usfayadin meminta kepada Pemkab segera membentuk perwakilan BNNK di Melawi, sehingga peredaran narkoba bisa dihentikan. Iif menegaskan DPRD Melawi sangat mendorong percepatan dibentuknya BNNK.

“Pembentukan BNNK ini sangat penting untuk memaksimalkan pengawasan peredaran barang haram ini. Dengan hadirnya BNNK,  penyalahgunaan narkoba serta pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba dapat ditekan,” jelasnya. (eko/bah)