Rumah Sakit Pra Tipe D Siap Beroperasi di Melawi

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 320

Rumah Sakit Pra Tipe D Siap Beroperasi di Melawi
TINJAU - Kepala Dinkes Melawi saat meninjau proses pembangunan Rumah Sakit Pratama di Batu Buil beberapa waktu lalu. Sekrang ini proses pembanguna telah rampung tinggal menunggu audit untuk segera diresmikan. (SP/Eko)
NANGA PINOH, SP – Satu lagi rumah sakit milik Pemkab Melawi akan beroperasi pada tahun 2018 ini. Ia adalah Rumah Sakit Pratama atau Pra Tipe D yang dibangun di Desa Batu Buil, Belimbing. Proyek pembangunan senilai RP27 miliar ini tinggal menunggu kepastian keberadaan tenaga medis yang akan bertugas nantinya.

Kepala Dinas Kesehatan Melawi, Ahmad Jawahir mengatakan, untuk tenaga di Rumah Sakit Pratama ini, Dinas Kesehatan sudah mengusulkan kepada pemerintah daerah melakukan penambahan tenaga medis.

“Tenaga yang dibutuhkan  kurang lebih sebanyak 105 orang dari semua bidang yang terkait dengan Rumah Sakit Pratama. Mudah-mudahan ini ditindaklanjuti,” kata Ahmad, kemarin.

Rumah Sakit Pratama dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan tahun 2017 ini memang ditargetkan beroperasi di tahun 2018, mengingat bangunannya sudah jadi dan sudah siap diresmikan dan dipakai.

“Sekarang tinggal menunggu pemeriksaan dari pihak-pihak terkait seperti Inspektorat, BPK, TP4D dan dari Irjen Kemenkes. Mudah-mudahan semuanya oke sehingga bisa dioperasionalkan,” ucapnya.

Dipaparkannya, untuk mengoperasikan Rumah Sakit Pratama tersebut, tenaga yang dibutuhkan itu mulai dari tenaga dokter sampai dengan tenaga cleaning service yang nantinya bertugas menjaga kebersihan rumah sakit.

“Rumah Sakit Pratama ini mirip-mirip rumah sakit tipe D. Karena Rumah Sakit Pratama ini adalah rumah sakit pra D atau persiapan untuk tipe D,” tuturnya.
Sementara ini, untuk kebutuhan tenaga di rumah sakit tersebut, nantinya akan direkrut dari tenaga yang ada sekarang dulu, untuk efisensi.

“Berikutnya baru akan ditambah dengan penambahan tenaga baru. Mudah-mudahan anggaran kita mencukupi, sehingga bisa membuka lowongan pekerjaan baru,” harapnya.

Sekda Melawi, Ivo Titus Mulyono juga mengungkapkan Pemkab Melawi memang belum berencana untuk menambah tenaga honorer baru , termasuk kemungkinan untuk mengisi RS Pratama maupun tenaga Puskesmas yang sudah berstatus rawat inap.

“Untuk sementara ini, kita menggeser tenaga medis yang memang sudah ada ke RS Pratama,” terangnya. (eko/ang)