Pergantian Ketua Kelenteng Fuk Tek Chie Nanga Pinoh

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 840

Pergantian Ketua Kelenteng Fuk Tek Chie Nanga Pinoh
FOTO BERSAMA - Prosesi serah terima jabatan Ketua Kelenteng Fuk Tek Chie dari Hiu Thit Hiong pada Tumpo yang digelar langsung di depan kelenteng yang telah berusia puluhan tahun tersebut. (SP/Eko)

Tumbuhkan Rasa Toleransi Memperkuat Persatuan dan Kesatuan


Kelenteng Fuk Tek Chie yang menjadi tempat ibadah umat Konghucu di Kota Nanga Pinoh kini dipimpin jajaran pengurus yang baru. Sang ketua terpilih adalah Tumpo, dia menerima amanah sebagai ketua kelenteng yang telah berusia puluhan tahun ini.

SP - Prosesi serah terima jabatan antara ketua lama dengan ketua baru digelar langsung di dalam Kelenteng Fuk Tek Chie, Senin (12/3). Dalam acara tersebut hadir Ketua MABT Melawi, Taufik, Ketua Umum BSPBK, Feby serta jajaran tokoh etnis Tionghoa, pengurus kelenteng, Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Melawi hingga Kepala Dusun Niaga Karya, Chin Sin Kiun.

Tumpo sendiri menggantikan Hiu Thit Hiong atau biasa disapa pak Athit yang telah 26 tahun mengabdikan diri sebagai ketua kelenteng. Saat ditemui sejumlah media ia menyampaikan ucapan terima kasih pada pengurus lama, utamanya pak Athit atas loyalitas dan pengabdiannya selama menjadi ketua dan pengurus.

“Saya juga menyampaikan terima kasih pada seluruh pengurus dan anggota yang telah memberikan amanah pada saya sebagai ketua,” katanya.

Tumpo berharap nantinya seluruh pengurus dapat meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam mengembangkan serta melestarikan kelenteng ini dengan baik. Ia juga meminta seluruh pengurus nantinya tetap bisa solid dalam melayani umat serta menjalin kerjasama yang baik dengan semua elemen masyarakat yang ada di Melawi.

“Kami juga berharap adanya perhatian dan pembinaan dari pemerintah. Karena sebagai bagian dari bangsa Indonesia, keberagaman yang ada juga diharapkan menumbuhkan rasa toleransi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan semua umat,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Makin Melawi ini.

Di tempat yang sama Sekretaris Makin Melawi, Alipin mengatakan Pak Athit sebagai ketua lama memang telah memberikan yang terbaik untuk Kelenteng Fuk Tek Chie. Apalagi ia mengabdi untuk kurun waktu yang sangat lama yakni 26 tahun.

“Beliau telah mendedikasikan waktu, pikiran dan tenaga dengan sepenuh hati selama ini dan sudah sepantasnya beliau kita jadikan contoh dan panutan dimanapun kita mengabdi,” katanya.

Alipin memaparkan, saat ini umat Konghucu yang terdata di Melawi mencapai 172 jiwa sesuai dengan data yang diberikan Disdukcapil. Hanya ia mengatakan masih ada sejumlah warga penganut Konghucu yang sebenarnya belum terdata. Karena itu, dalam proses ke depan Makin akan terus bekerja membina dan memberikan peyuluhan pada umat Konghucu.

Sementara itu, Ketua MABT Melawi, Taufik menyampaikan agar pengurus baru bisa melanjutkan apa yang telah dirintis oleh pengurus lama. Ia juga berharap nantinya Tumpo dan rekan-rekan pengurus Kelenteng bisa bekerja sama dengan baik. Ia juga menyampaikan sebagai pengurus harian Kelenteng telah diserahkan pada Min Fung.

“Pergantian pengurus ini adalah hal yang biasa, ini merupakan regenerasi dari kaum tua pada yang muda. Jadi pergantian ini bukan hal yang sangat luar biasa karena tentu sudah melalui proses yang panjang hingga acara serah terima hari ini,” katanya. (eko susilo/ang/pk)