Operasi Keselamatan Kapuas 2018, Satlantas Polres Melawi Tilang Pelajar yang Bawa Sepeda Motor

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 273

Operasi Keselamatan Kapuas 2018, Satlantas Polres Melawi Tilang Pelajar yang Bawa Sepeda Motor
TILANG - Sejumlah pelajar yang membawa kendaraan sepeda motor ke sekolah padahal belum memiliki SIM menjadi target Operasi Keselamatan Kapuas 2018 oleh Satlantas Polres Melawi, Rabu (14/3). (Ist)
Walau mengedepankan sosialisasi dan tindakan preemtif, Satlantas Polres Melawi tak segan bertindak tegas dengan memberikan tilang pada sejumlah pelanggar lalu lintas. Seperti yang dilakukan pada Rabu (14/3) pagi, sejumlah pelajar yang diketahui membawa kendaraan sendiri padahal belum memiliki surat izin mengendarai (SIM) langsung ditindak oleh jajaran petugas korps coklat tersebut.

SP - Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Aang Permana mengungkapkan, penindakan terhadap pelajar yang masih di bawah  umur dan belum memenuhi syarat untuk membawa kendaraan sendiri dilakukan demi keselamatan pelajar itu sendiri.

“Kita sudah pernah mengimbau seluruh sekolah agar pelajar yang belum cukup usia tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Ternyata dalam operasi yang kita jalankan pagi ini masih banyak didapati pelajar yang belum memiliki SIM atau belum cukup umur tapi membawa motor sendiri,” katanya.

Tak hanya soal kepemilikan SIM, sejumlah pelajar yang berkendara tanpa menggunakan helm juga menjadi target operasi. 

Menurut Aang, Operasi Keselamatan Kapuas 2018 memang lebih mengedepankan teguran, tetapi tetap memberikan tilang pada mereka yang melanggar lalu lintas yang sifatnya fatalitas. Banyak yang terjaring sebenarnya para pelajar yang digonceng orangtuanya, namun tidak memakai helm ganda.

“Tak menggunakan helm ini yang paling banyak. Nah, ini termasuk kategori pelanggaran yang bisa menyebabkan fatalitas bila terjadinya kecelakaan,” tegasnya.

Satlantas melakukan tilang terhadap para pelajar maupun pengguna kendaraan yang melanggar lalu lintas. Sejumlah kendaraan yang dibawa para pelajar juga ada yang diamankan di Pos Lantas Pasar Kuliner Nanga Pinoh.

“Total ada 25 pengendara yang kita tilang pagi tadi. Dan bagi kendaraan yang kita amankan, kita sarankan agar nantinya harus diambil oleh orang tua pelajar,” katanya.

Sementara para pelajar yang terjaring razia, Aang mengatakan mereka tetap dapat bersekolah karena Satlantas sudah menyiapkan mobil patroli dan petugas siap mengantar ke sekolah masing-masing.

“Ini kita lakukan agar kita semua peduli keselamatan berlalu lintas utamanya bagi para generasi muda dan mencegah mereka menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Orangtua juga kita berikan pemahaman agar mereka tidak mudah menyerahkan kendaraan bermotor pada anaknya yang masih belum cukup umur,” pungkasnya. (eko susilo/ang)