Empat Rumah Produksi Miras Digerebek

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 132

Empat Rumah Produksi Miras Digerebek
GEREBEK - Sejumlah aparat kepolisian bersama TNI saat mengerebek pabrik arak rumahan, di Desa Ulak Muit, Kecamatan Tanah Pinoh Barat. (Ist)
NANGA PINOH, SP - Empat rumah yang berada di Desa Ulak Muit, kecamatan Tanah Pinoh Barat memproduksi Minuman Keras (Miras) jenis arak, digerebek jajaran Polsek Kota Baru, Sabtu (19/5) kemarin.

Operasi ini sendiri menjadi bagian dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dijalankan Polres Melawi. Ruma produksi tersebut Miras tersebut diketahui menghasilkan puluhan liter arak siap jual.

Kapolsek Kota Baru, IPDA Siswiyono mengatakan, bahwa digerebeknya empat rumah tersebut dibantu oleh Koramil setempat, semuanya berawal dari informasi warga setempat.

“Dari empat lokasi tersebut, diamankan berbagai barang bukti serta empat orang diduga tersangka, yakni seorang wanita SN alias AM (43), seorang pria berinisial STM (61), ibu paruh baya berinisial RWT (53), seorang kakek berinisial CK (79)," ujarnya.

Siswiyono menerangkan, empat rumah ini saat digerebek petugas sedang memproduksi arak. Saat ini tersangka bersama sejumlah barang bukti arak serta peralatannya sudah diamankan ke Polsek Kota Baru.

“Kita juga memeriksa para pemilik rumah produksi arak. Ini bisai dilanjutkan ke proses penyidikan lebih lanjut dan bisa dikenakan UU RI No 18 Tahun 2012 tentang Pangan,” ucapnya.

Miras sendiri menjadi salah satu target dalam Operasi Pekat yang digelar Polres Melawi sejak sepekan sebelum bulan Ramadan. Dua hari sebelumnya, Polres Melawi juga menjaring penjudi kolok-kolok di Dusun Kuala Belian, Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh.

Dalam penangkapan, diamankan lima tersangka dan barang bukti peralatan judi kolok-kolok, handpone, satu buah lapak serta uang tunai sebanyak Rp913.000. Tersangka yang diamankan yakni JP, HPD (33), MI (38), AA (41) dan yang terakhir Drs AH (57).

“Semua tersangka kita jerat dengan Pasal 303 KUHP Jo Pasal 303 KUHP,” ujar Kabag Ops Polres Melawi, AKP Sofyan. (eko/pul)