Jalan Pintas-Sayan Rusak Parah, Truk Amblas hingga Berhari-hari

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 297

Jalan Pintas-Sayan Rusak Parah, Truk Amblas hingga Berhari-hari
Kondisi Jalan Pintas-Sayan Rusak Parah
Warga Kecamatan Tanah Pinoh, Zulfilza Hamsu
“Jalan Pintas-Sayan merupakan jalan penghubung empat kecamatan, yakni Sayan, Sokan, Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Barat dengan kota Nanga Pinoh. Rusak disatu titik ini saja sudah membuat kendaraan susah payah melalui jalan ini”

NANGA PINOH, SP - Akses jalan menuju hulu Sungai Pinoh mengalami kerusakan parah beberapa hari terakhir. Seperti di Jalan Nanga Pintas ke Sayan dan Kota Baru, dimana berlubang cukup dalam sehingga membuat terkadang truk sampai menginap di jalan karena amblas.

Warga Kecamatan Tanah Pinoh, Zulfilza Hamsu memperlihat kerusakan parah di ruas tersebut melalui laman facebooknya. Dua unit truk plus satu bus terjebak di lubang yang dalam sehingga membuat kendaraan terpaksa harus mengantri hingga kendaraan yang amblas tersebut bisa ditarik.

“Kerusakan dititik ini sebenarnya sudah beberapa hari. Tapi sejak Sabtu (19/5), mulai banyak kendaraan yang tersangkut. Bahkan ada truk yang sampai menginap karena tak mampu ditarik dari dalam lubang,” katanya, saat dihubungi Suara Pemred, Selasa (22/5).

Zul mengungkapkan, kerusakan jalan ini sangat mengganggu akses transportasi masyarakat yang akan menuju Kecamatan Tanah Pinoh dan Sokan atau dari hulu ke Ibu Kota Melawi. Padahal jalan itu merupakan satu-satunya akses jalan darat menuju kecamatan yang berada di perhuluan Kabupaten Melawi.

“Jalan Pintas-Sayan merupakan jalan penghubung empat kecamatan, yakni Sayan, Sokan, Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Barat dengan kota Nanga Pinoh. Rusak disatu titik ini saja sudah membuat kendaraan susah payah melalui jalan ini,” keluhnya.

Padahal, lanjut Zul, sebenarnya kerusakan jalan di ruas tersebut sudah tak lagi terlalu banyak. Mengingat sebagian besar jalan provinsi dari Nanga Pinoh hingga Kecamatan Sayan sudah diaspal mulus.

“Tinggal beberapa titik saja yang perlu perhatian khusus. Seperti didekat Sayan ini. Kalau cepat ditangani oleh Dinas PU, tentunya tidak akan separah ini. Kita minta agar pemerintah provinsi bisa segera tanggap. Kan hanya satu titik saja, tak mungkin tak mampu,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin sudah meminta dari awal agar pihak PU Provinsi atau UPJJ bisa stanby disepanjang ruas Sayan-Kota Baru karena rentan mengalami kerusakan.

“Bila UPJJ cepat tanggap, saya rasa kerusakannya tidak akan semakin parah. Jalan dari Nanga Pintas sampai ke Sokan ini memang perlu perhatian khusus, karena itu sedikit saja lubang sebaiknya cepat ditambal. Kalau tidak, maka kondisi seperti saat ini yang akan terjadi,” pungkasnya.

Mesti Segera Diperbaiki

ANGGOTA Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar yang membidangi infrastruktur, Muhammad Mochlis meminta agar PU Kalbar bisa segera menangani kerusakan jalan sepanjang Nanga Pintas, Sayan hingga Kota Baru, bahkan sampai ke Sokan.

“Utamanya pada beberapa titik sebelum Kecamatan Sayan. Mengingat proses peningkatan lanjutan jalan provinsi yang rencananya akan dikerjakan tahun ini, belum diketahui kapan akan dimulai,” katanya.

Mochlis yang merupakan legislator asal Kota Baru ini mengatakan, bila jalan ini tak segera diperbaiki, ditakutkan kondisinya akan semakin parah. Bila perbaikan jalan menjadi kewenangan bidang bina marga, dirinya berharap agar perbaikan ini dilakukan secara berkoordinasi dengan UPJJ 4.

“Sehingga kondisi emergency yang terjadi saat ini bisa segera diatasi,” katanya.

Mochlis juga mengoreksi cara kerja UPJJ Provinsi, dimana seolah-olah mengambil kewenangan bina marga dalam memperbaiki jalan, dengan cara mengupas timbunan sirtu yang sudah kuat dan mengikis tepi jalan agar kelihatan nyaman dan lebar.

“Padahal ruas jalan di sana tak bisa dikerjakan dengan cara seperti itu. Karena akan membuat daya tahan jalan tak kuat. Apalagi kondisi hujan dan ditambah dengan intesitas kendaraan yang mengangkut karet serta sawit, maka akan mempercepat kerusakan jalan,” katanya.

Dirinya tak menginginkan kerusakan parah pada 2017 silam kembali terjadi, dimana membuat putusnya akses jalan menuju empat kecamatan di hulu Melawi ini. 

“Masyarakat amat sangat merasa terganggu. Saya sudah meminta agar PU bisa merespon sesegera mungkin dengan kerusakan ini, sebelum jalan itu benar-benar putus lagi,” pungkasnya. (eko/pul)