Polres dan Diskumdag Sidak Pasar, Temukan Barang Kedaluwarsa yang Dijual Pedagang

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 99

Polres dan Diskumdag Sidak Pasar, Temukan Barang Kedaluwarsa yang Dijual Pedagang
SIDAK - Jajaran Polres Melawi bersama Pemkab Melawi melalui Diskumdag dan Satpol PP menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah toko dan swalayan untuk mengecek stok serta harga barang. (SP/Eko)
Polres Melawi bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskumdag) dan jajaran Satpol PP serta TNI menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah toko dan swalayan di Kota Nanga Pinoh, Kamis (24/5).

SP - Sidak ini digelar untuk memantau ketersediaan pangan serta melihat ada tidaknya makanan dan minuman kedaluwarsa yang dijual oleh para pedagang.

Wakapolres Melawi, Kompol Jajang yang memimpin sidak menerangkan, kegiatan bersama instansi terkait Pemkab Melawi bertujuan untuk mengecek harga barang dan memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
 
“Kita mengantisipasi sedini mungkin kelangkaan bahan pokok dan lainnya, jangan sampai saat lebaran nanti sembako di Melawi ada yang langka dan harga barang mengalami kenaikan,” katanya.

Diungkapkan Jajang, dari operasi ini, didapati sejumlah barang kedaluwarsa yang masih dijual oleh pihak pedagang. Barang tersebut langsung diamankan dan pemilik toko diberikan teguran agar selalu memperhatikan masa kadaluarsa barang yang dijualnya. Polri lanjutnya, serius dalam menangani masalah sembako ini dengan membentuk Satgas Pangan.

“Polres Melawi bersama instansi terkait akan terus monitoring perkembangan bahan pokok dan apa penyebab jika terjadi kelangkaan yang berakibat naiknya suatu harga dipasaran,” jelasnya.

Jika ada pedagang yang berbuat nakal dengan penimbunan sembako yang mengakibatkan kelangkaan, maka Satgas Pangan akan bergerak mendalaminya.

“Jika ditemukan suatu kesengajaan, maka akan di proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kepala Diskumdag Melawi, Alexander mengungkapkan, terkait stok barang kebutuhan pokok pasokannya masih tersedia dan harganya juga terbilang masih stabil. Walau ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan.

“Ada beberapa kenaikan harga bahan pokok, tetapi masih bisa dijangkau oleh masyarakat,” pungkasnya. (eko susilo/pul)