Harga Daging Ayam di Melawi Rp45 ribu Per Kilogram

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 141

Harga Daging Ayam di Melawi Rp45 ribu Per Kilogram
Ilustrasi. (Net)
NANGA PINOH, SP - Harga daging ayam di pasar Nanga Pinoh masih bertahan di kisaran Rp45 ribu per kilogram. Dimana harga daging ini sebelumnya sempat meroket hingga Rp50 ribu di awal-awal Ramadan, namun kini mulai berangsur-angsur menurun.

Penjual daging Ayam di Pasar Markasan, Ahmad Uton mengungkapkan, kenaikan harga daging ayam sudah terjadi sejak sebelum puasa, itu diakibatkan kenaikan harga pakan dan harga bibit ayam.

“Harga ayam sebelumnya hanya Rp35 ribu per kilogram. Sehari hanya bisa laku rata rata 40 kiloan,” ujarnya.

Ahmad menyebut, para peternak ayam mesti membeli pakan dengan harga per karung mencapai Rp425 ribu dari harga sebelumnya Rp400 ribu. Sementara untuk bibit ayam pedaging, dari harga Rp600 ribu per satu boks, naik menjadi Rp1 juta per satu boks.

“Sehingga membuat harga ayam sulit turun,” katanya.

Sementara itu, Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan Melawi, Nining Yuliati mengungkapkan, harga daging ayam bersih per kilonya sempat naik hingga Rp50 ribu. Hal ini disebabkan karena persediaan ayam sempat kosong karena banyaknya permintaan.

“Kalau sekarang sudah turun Rp 5 ribu menjadi Rp 45 ribu karena stok ayam pedaging sudah cukup banyak. Informasi ini kita dapatkan langsung dari para peternak ayam. Bila terjadi kekurangan stok, mereka juga siap mendatangkan dari luar,” katanya. 

Nining menambahkan, dari Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar juga sudah menjamin ketersediaan stok pangan dan produk hewani. Karena itu masyarakat diharapkan tetap tenang karena stok yang ada bahkan melebihi kebutuhan masyarakat di Kalbar.

“Bahkan stok yang ada ini surplus. Saya juga mengecek langsung ke kandang-kandang, stok ayam pedaging masih aman,” ujarnya.

Sedangkan, kenaikan harga pakan ayam yang disebut menjadi penyebab kenaikan harga daging ayam menurut Nining memang bervariasi. Ada yang menyebut masih stabil dan ada pula yang melaporkan adanya kenaikan.

“Hanya, memang belum terlalu signifikan kenaikannya. Kita tetap berharap nantinya harga daging ayam bisa kembali normal,” pungkasnya. (eko/pul)