Persiapan Operasi Ketupat 2018, 100 Polisi Akan Amankan Lebaran di Melawi

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 66

Persiapan Operasi Ketupat 2018, 100 Polisi Akan Amankan Lebaran di Melawi
PENYEMATAN PITA - Penyematan Pita Operasi Ketupat Kapuas 2018 oleh Kapolres Melawi, sebagai persiapan pengamanan Idul Fitri 1439H. Pihak Polres sendiri menurunkan 100 personel untuk pengamanan. (SP/Eko)
Jajaran Kepolisian Resort Melawi menjalankan Operasi Ketupat Kapuas 2018 sebagai persiapan pengamanan menjelang hingga sesudah perayaan Idul Fitri 1439H. Sejumlah potensi kerawanan pun akan diantisipasi sejak dini, utamanya menjaga ketertiban berlalu lintas.

SP - Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin ditemui seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas di Halaman Mapolres Melawi, Rabu (6/6) mengatakan, operasi terpusat ini menjadi ritual wajib tahunan.

“Tujuan utamanya memang mengamankan lebaran, baik arus mudik atau arus balik. Lengkap dengan faktor-faktor sosial lainnya,” katanya.

Fadlin mengungkapkan, Polres Melawi menyiapkan 100 personel untuk terlibat dalam Operasi Ketupat dan dua pos pengamanan. Sasarannya adalah masyarakat yang akan melakukan mudik, berwisata hingga berbelanja.

“Kemudian tempat, kegiatan serta barang. Itu prioritasnya,” jelasnya.

Harapan dalam Operasi Ketupat ini, lanjut Fadlin, Kamtibmas tetap terjaga, arus mudik lancar, harga sembako stabil serta empat poin yang sudah disampaikan langsung oleh Kapolri pada seluruh jajaran.
 
“Untuk tempat yang akan diamankan, kita melihat dulu, untuk arus mudik, berarti rute-rute yang akan dilalui, persimpangan jalan serta titik tertentu yang rawan bencana alam, seperti banjir kemarin. Termasuk arus lalu lintas di pasar dalam rangka belanja barang,” katanya.

Sedangkan, pasca lebaran, Fadlin menerangkan, untuk pengamanan dilakukan ditempat-tempat wisata. 

“Kemudian yang tak kalah pentingnya, pesta rakyat,seperti perang mercon di Jembatan Sungai Pinoh,” terangnya.

Polisi, dikatakannya tak melarang budaya perang mercon yang kerap dilakukan di atas Sungai Pinoh tersebut, karena dianggap sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat di Melawi. 

“Namun, bila ada indikasi eskalasi yang berpotensi pelanggaran hukum, pihaknya tetap akan melakukan tindakan,” katanya.

Pelaksanaan Idul Fitri tahun ini terbilang istimewa karena dekat dengan pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan digelar pada 27 Juni mendatang. Untuk pengamanan Pilkada, Fadlin mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi.

“H-3 sebelum pencoblosan anggota yang PAM TPS nanti sudah kita gerakkan. Jadi setelah Operasi Ketupat, kita langsung fokus untuk pengamanan Pilkada. Dan juga untuk pengamanan logistik yang akan berjalan dalam beberapa pekan ke depan,” jelasnya.

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2018 di Polres Melawi diikuti jajaran kepolisian, TNI, Satpol PP serta Dinas Perhubungan. Bupati Melawi, Panji ikut hadir dalam apel tersebut. (eko/pul)