Kapolres Melawi Buka Puasa Bersama dengan Pencandu Narkoba

Melawi

Editor Indra W Dibaca : 349

Kapolres Melawi Buka Puasa Bersama dengan Pencandu Narkoba
Foto bersama dengan para pencandu narkoba (SP/Eko)
NANGA PINOH, SP – Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin bersama jajaran dan ibu-ibu Bhayangkari menyambangi Rumah Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) Kota Juang di Dusun Istana, Desa Baru, Kecamatan Nanga Pinoh, Kamis (7/6). Kedatangannya untuk berbuka puasa bersama sekaligus memberikan motivasi dengan sejumlah pencandu narkoba yang kini direhabilitas dipanti tersebut.

Ketua Pengelola RBM Kota Juang, Marumi mengatakan, panti yang berdiri sejak Juli 2016 lalu sudah merehab sekitar 60 pencandu narkoba. Jumlah ini baru dihitung untuk mereka yang dirawat inap.

“Belum lagi yang rawat jalan. Jadi di Kalbar ini sekarang ada empat panti rehabilitasi untuk para pencandu narkoba. Dua di Pontianak, satu di Singkawang. Nah, untuk wilayah hulu Kalbar, yang di Melawi satu-satunya,” terangnya.

Marumi mengatakan RBM memang menjadi salah satu tumpuan masyarakat yang menginginkan anak atau keluarnya di rehab. Sepanjang 2017-2018 saja ada 39 pencandu yang dirawat. Sebagian besar merupakan anak-anak muda.

“Saat ini dari Kapolsek Kotabaru, beliau banyak mengirim anak anak yang jadi korban narkoba. Ke RBM kota juang. Ya kita berharap kepolisian dengan kami bisa bekerja sama dengan baik ke depannya,” harap Marumi.

Sementara itu, Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin memberikan motivasi bagi para pencandu yang dirawat di RBM ini untuk bisa segera lepas dari ketergantungan obat-obatan terlarang. Menurutnya tidak ada manusia yang tidak punya salah dan semua tentu pernah merasa khilaf.

“Yang membedakan tentu bagaimana dia ingin berubah dan sadar untuk tidak lagi berada dalam kondisi tersebut,” ucapnya.
Ahmad Fadlin juga berharap mudah mudahan dengan kekuatan dan ketulusan perangkat pengurus panti RBM ini, mereka yang dirawat bisa kembali ke keluarganya dengan keadaan yang baik.

“ Serta tak lagi terjerat dalam jurang narkoba,” pesannya.

Buka puasa ini juga diisi tausiyah kepala KUA Nanga Pinoh, H Nuryanto. Ia mengingatkan ada segolongan umat muslim yang merasa karena ibadah dan kebaikannya lalu merasa layak masuk surga. Padahal ada umat yang masuk surga dengan rahmat dari Allah.

“Siapapun kita apapun posisi kita jangan menjadikan seorang yang takabur merasa pasti masuk ke surga Allah. Karena Allah lah yang menentukan siapa saja umat-Nya yang akan masuk ke surge nanti,” pesannya. (eko)