Jelang Lebaran, KPU Melawi Sibuk Sortir Surat Suara Pilgub

Melawi

Editor Indra W Dibaca : 171

Jelang Lebaran,  KPU Melawi Sibuk Sortir Surat Suara Pilgub
Ilustrasi. (Net)
MELAWI, SP – Persiapan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar mulai memasuki tahap krusial. Saat sebagian besar masyarakat merayakan lebaran serta libur panjang, jajaran KPU Melawi justru harus berpacu mempersiapkan pendistribusian logistik pemilu, termasuk surat suarat ke seluruh kecamatan. Ketua KPU Melawi, Julita mengungkapkan jajarannya sudah melakukan sortir pada surat-suara yang akan dikirim ke seluruh TPS. Sortir dilakukan hingga dua kali yakni dengan menghitung jumlah surat suara per ikatan, memilah-milah per kecamatan untuk memastikan jumlah surat suara mencukupi kebutuhan di tiap TPS. “Total yang kita terima sebanyak 153.850 lembar surat suara. 5 surat suara rusak sehingga yang bisa digunakan 153.845 lembar. Sementara kebutuhan kita sebanyak 153.970 lembar, sesuai dengan jumlah DPT 150.023 pemilih plus 2,5 persen cadangan. Jadi masih ada kekurangan 125 surat suara,” terangnya. Julita menerangkan, kekurangan surat suara ini sudah dilaporkan ke KPU Provinsi. Tinggal menunggu sisa kekurangan tersebut dikirim untuk melengkapi kebutuhan surat suara Pilgub. Sedangkan untuk persiapan pelaksanaan proses pungut dan hitung, KPU akan menggelar bimtek dengan PPK pada 11 Juni esok. “Kemudian sebelum lebaran digelar lagi Bimtek untuk tingkat PPS dan KPPS terkait logistik dan pungut hitung, sementara yang awal untuk wilayah kecamatan Nanga Pinoh,” jelasnya. Terkait kapan pendistribusian logistik Pilgub dilakukan, Julita menerangkan KPU belum memastikan kapan waktunya. Hanya sesuai ketentuan, seluruh logistik harus telah tiba di TPS sehari sebelum masa pemungutan yang telah ditetapkan pada 27 Juni mendatang. “Kita akan menggelar rakor dengan kepolisian, kapan logistik mulai bergerak, terutama untuk surat suara dan kotak suara. Karena belum semua logistik tiba di KPU,” katanya. Menurut Julita, sejumlah logistik yang berada di luar kotak suara, seperti salinan DPT, form C6 (undangan memilih) serta form A5 (form pindah memilih) akan cepat didistribusikan begitu tiba di Melawi. Sedangkan untuk logistik dalam kotak, baik surat suara, peralatan mencoblos dan sebagainya dikirim dalam rentang 17 Juni hingga 24 Juni mendatang. “Koordinasi dengan aparat kepolisian terkait pengamanan logistik dari KPU ke kecamatan dan dari kecamatan ke TPS,” jelasnya. Diinternal KPU, lanjut Julita juga sudah mulai berlatih untuk melakukan entri data form C1 atau data hasil perhitungan di TPS. Nantinya ada delapan petugas, terdiri dari enam petugas entri data dan dua petugas pemindai C1 yang akan menginput jumlah perhitungan perolehan sementara pemungutan suara di tiap TPS. (eko)