Peringati HUT Bhayangkara ke-72, Personel Polres Melawi Gelar Donor Darah

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 52

Peringati HUT Bhayangkara ke-72, Personel Polres Melawi Gelar Donor Darah
DONOR DARAH - Polres Melawi menggelar Aksi Donor Darah yang melibatkan anggota polisi serta ibu Bhayangkari. Aksi ini digelar dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara. (Ist)
Aksi donor darah digelar jajaran Polres Melawi di Aula Tribrata, Selasa (3/7). Donor darah yang diikuti oleh personel kepolisian serta ibu-ibu Bhayangkari ini, dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-72 pada 1 Juli lalu.
 
SP - Wakapolres Melawi, Kompol Jajang yang ikut menyumbangkan darahnya menerangkan, donor darah ini memang digelar sebagai bagian dari peringatan HUT Bhayangkara Ke-72 dan rutin digelar setiap tahun.

"Berbagi setetes darah sangat berharga bagi yang membutuhkan, maka kegiatan ini kami lakukan secara rutin," ujarnya.

Jajang juga berharap, dengan adanya donor darah bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat terutama yang membutuhkan.

"Ke depan kegiatan sosial seperti ini akan tetap dilakukan, karena Polri ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Tentu tak hanya saat peringatan HUT Bhayangkara, tapi bisa kapan saja," paparnya.

Jajang menerangkan, bahwa dalam kegiatan tersebut ada 80 personel Polres Melawi serta 15 ibu Bhayangkari yang mendonorkan darahnya, dengan melibatkan petugas transfusi darah dari RSUD Melawi.

“Donor darah ini dimulai sejak pagi hingga siang hari. Alhamdulillah, cukup banyak yang berpartisipasi,” katanya.

Direktur RSUD Melawi, Sien Setiawan mengapresiasi kegiatan donor darah ini. Apalagi kantong darah yang dihasilkan cukup banyak. Tentunya ini sangat berharga bagi masyarakat atau pasien yang nantinya akan membutuhkan.

“Puluhan kantong darah ini sungguh sangat berharga, tidak bisa dinilai dengan uang karena bisa menyelamatkan nyawa yang membutuhkan. Semoga Tuhan memberikan berkah kesehatan dan rejeki buat para pendonor darah,” katanya.

Sien juga mengungkapkan, kebutuhan darah, khususnya di RSUD Melawi masih terbilang tinggi. Setidaknya dalam rentang waktu sebulan, diperlukan 30 sampai 40 kantong darah. Itu belum lagi bila ada keperluan tertentu karena adanya operasi atau perawatan pasien yang membutuhkan transfusi darah.

“Karena itu, kita selalu mengharapkan adanya partisipasi masyarakat, terutama melalui kegiatan donor darah massal sehingga bisa membantu bagi membutuhkan,” pungkasnya. (eko susilo/pul)