Dua Penghuni Rumah Jadi Korban Kebakaran di Desa Paal

Melawi

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 99

Dua Penghuni Rumah Jadi Korban Kebakaran di Desa Paal
KEBAKARAN - Rumah milik Sabirin yang berada di Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh terbakar pada Selasa (10/7) dini hari. Dua penghuni rumah dilarikan ke rumah sakit karena terkena luka bakar serta luka pada kaki usai melompat dari jendela lantai dua. (SP/Ek
NANGA PINOH, SP - Kebakaran kembali terjadi, kali ini menghanguskan satu buah rumah tingkat dua milik Sabirin di Desa Paal, Jalan Paal Tengah, Gang H Nuryanto, Selasa (10/7) sekitar pukul 01.30 WIB. 

Tidak ada korban meninggal dalam kejadian ini, namun dua orang penghuni rumah harus mengalami luka bakar, setelah berupaya menyelamatkan diri dengan melompat jendela yang ada pada lantai dua.
  
Joni Yulius (40), tetangga sekaligus adik pemilik rumah yang terbakar mengungkapkan, bahwa ia baru mengetahui kebakaran itu setelah mendengar teriakan minta tolong dari penghuni rumah yang terbakar.

“Api ternyata sudah membesar di atas atap bagian belakang lantai dua. Waktu itu sekitar setengah dua. Saya pun kaget karena terbangun mendadak mendengar teriakan minta tolong. Awalnya saya kira ada pencuri, sehingga sempat keluar rumah sambil membawa parang,” katanya.

Joni menerangkan, Sabirin bersama istrinya tidak mendiami rumah tersebut. Mereka tinggal di Desa Tontang, Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang karena bekerja di sana.

“Jadi yang mendiami rumah abang saya itu ada dua orang, yaitu Ana dan Suci. Saat peristiwa kebakaran, mereka tidur di kamar lantai bawah dan langsung keluar,” katanya.

Namun, ternyata malam itu juga ada dua orang pemuda yang diketahui bernama Jodi dan Wiro. Keduanya menumpang menginap di rumah tersebut, mereka dibawa adik angkat pemilik rumah yang justru tidak berada di tempat kejadian saat kebakaran.

“Saat itu Jodi dan Wiro tidur di lantai atas. Pas kebakaran mereka melompat dengan memecahkan jendela di lantai dua,” terangnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB, setelah petugas Damkar datang. Rumah Sabirin berada di daerah padat penduduk, tepatnya di belakang kompleks sekolah SMK Bina Kusuma Nanga Pinoh. Kejadian kebakaran ini sempat membuat was-was masyarakat sekitar, termasuk Joni yang rumahnya memang tepat berada di samping rumah kejadian.

“Tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya terbakar. Yang punya rumah juga sudah kita hubungi,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Nanga Pinoh, IPTU Mulai Sembiring menerangkan, kasus kebakaran ini masih dilakukan penyelidikan, terkait dengan asal mula munculnya api.

“Asal api ini masih belum diketahui, masih dalam penyelidikan anggota yang ada di TKP,” katanya.

Sembiring memaparkan, memang ada empat penghuni rumah disaat kejadian. Dua penghuni yakni Wiro dan Jodi menjadi korban luka bakar, pada bagian wajah dan tangan.

“Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Citra Husada. Tapi informasi terbaru dirujuk ke RSUD Melawi,” pungkasnya. (eko/pul)