Camat Ella Hilir: Kampanye Ajang Perang Ide, Bukan Sebar Hoax

Melawi

Editor Angga Haksoro Dibaca : 223

Camat Ella Hilir: Kampanye Ajang Perang Ide, Bukan Sebar Hoax
Nanga Pinoh, SP – Penyelenggaraan pemilu dapat memberi dampak positif pendidikan politik bagi masyarakat. Para caleg dan tim pemenangan calon presiden seharusnya lebih banyak melempar ide dan gagasan ketimbang menyebar informasi hoax atau kampanye hitam.  

Hal itu disampaikan Camat Ella Hilir, Syaripudin saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang digelar di Aula Kantor Camat Ella Hilir, Sabtu (27/10) lalu.  

“Saya berharap pemilu 2019 menjadi pemilu yang demokratis dan martabat. Pemilu yang aman, damai dan indah, tidak membawa keresahan atau kehancuran tetapi membawa kemakmuran rakyat,” kata Syaripudin.  

Menurut Syaripudin, penyelenggara pemilu terutama panwaslu kecamatan agar bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi. Tidak boleh rangkap jabatan sebagai tim sukses partai atau tim kampanye calon peserta pemilu.  

Syaripudin berharap ide yang disampaikan tim kampanye berisi  tawaran program atau gagasan. Bukan menyebar berita hoax, adu domba, atau propaganda berunsur SARA. “Apalagi menjelek-jelekkan dan mencari kesalahan calon lainnya, seperti yang kita lihat di media massa baik televisi, koran, dan berita lainnya,” katanya.  

Syaripudin juga menyerukan menolak politik uang, karena uang yang diterima tidak sebanding dengan kesengsaraan yang akan dirasakan rakyat selama 5 tahun.  

Banyak kasus setelah terpilih, oknum  ingin mengembalikan biaya kampanye dengan cara korupsi. “Kami masyarakat Ella Hilir menolak dan mengecam berita hoax, politik uang, atau kampanye hitam. Wujudkan pemilu yang demokrasi dan bermartabat di Melawi, khusus di Ella Hilir.”  

Ketua Panwascam Ella Hilir, Erinto Sumardi menilai pelaksanaan Pemilu 2019 sangat berat karena pemilihan DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR RI serta DPD dan pemilihan presiden dilakukan serentak.  

“Dulu pilgub ada  50 TPS, sekarang bertambah 13 TPS menjadi 63 TPS yang tersebar di 19 desa dan 77 dusun se-Kecamatan Ella Hilir. Dalam Pilgub, kotak suara ada dua, sedangkan untuk Pemilu 2019, akan ada lima kotak suara,” ujarnya.  

Rakor Pengawasan Pemilu Partisipatif ini juga dihadiri sejumlah perwakilan parpol dan caleg serta jajaran PPK dan PPS dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL). (eko)