Ops Zebra, Polres Melawi Jaring 541 Pelanggar Lalu Lintas

Melawi

Editor Angga Haksoro Dibaca : 100

Ops Zebra, Polres Melawi Jaring 541 Pelanggar Lalu Lintas
Nanga Pinoh, SP - Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Kapuas, hingga Sabtu (3/11) tercatat terjadi 541 pelanggaran yang mendapatkan tindakan tilang dari Polres Melawi. Mayoritas pelanggaran adalah karena tidak memakai helm.  

Kasat Lantas Polres Melawi AKP Aang Permana mengungkapkan selama 30 Oktober - 03 November 2018 satgas operasi Zebra Kapuas telah menilang 541 pengendara.  

“Ratusan pengendara ini sudah diberi surat tilang dan dapat langsung melakukan pembayaran di Bank BRI setelah menerima SMS notifikasi dari aplikasi e-Tilang yang berisi nomor Briva dan jumlah denda tilangnya,” kata AKP Aang Permana, Minggu, (4/11).  

Dijelaskan AKP Aang Permana, setelah membayar denda tilang, pelanggar dapat mengambil SIM atau STNK yang ditahan di Pos Lantas Polres Melawi maupun di pelayanan Polantas Corner.  

AKP Aang berharap, Operasi Zebra Kapuas 2018  masyarakat Melawi dapat lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. “Operasi yang mengedepankan penindakan ini menargetkan pelanggaran yang bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Pelanggaran tidak memakai helm terlihat masih sangat tinggi.”   

Wakapolres Melawi, Kompol Jajang mengatakan pelaksanaan Operasi Zebra juga menargetkan anak di bawah umur yang membawa kendaraan bermotor. Dia mengingatkan banyaknya pelajar yang kerap membawa motor ke sekolah.   “Itu bukan bentuk rasa sayang kepada anak. Itu justru menjerumuskan anak,” katanya.   

Menurut Kompol Jajang, anak semestinya diantar oleh orang tua ke sekolah. Selain belum memenuhi syarat mengendarai kendaraan bermotor, pelajar di bawah umur juga rentan menjadi korban kecelakaan lalu lintas.   

“Kendala kita memang tidak adanya angkutan umum seperti bus sekolah atau oplet untuk menjadi angkutan pelajar menuju sekolah. Karena itu orang tua mau tak mau bisa menyediakan waktu untuk mengantar anak ke sekolah.” (eko)