Kadis Pendidikan Melawi: Tidak Ada Pungli

Melawi

Editor Angga Haksoro Dibaca : 170

Kadis Pendidikan Melawi: Tidak Ada Pungli
Melawi, SP - Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin mengaku masih melakukan penyelidikan dugaan pungutan liar tunjangan khusus guru daerah terpencil.  

Polres Melawi masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan serta klarifikasi dari sejumlah pihak terkait. “Baru sebatas pendalaman dan penyelidikan,” kata AKBP Ahmad Fadlin, Jumat (9/11).  

Menurut AKBP Fadlin, informasi dugaan pungutan liar tunjangan khusus guru ini didapat polisi melalui surat kaleng. Dia menolak menjelaskan detail pemeriksaan, karena masih dalam penyelidikan. “Kalau untuk materi pemeriksaan, nanti dulu ya. Sabar,” ujarnya.  

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Melawi, Joko Wahyono mengungkapkan tunjangan khusus guru daerah terpencil bersumber dari DAK pendidikan non fisik, sama dengan tunjangan profesi guru serta tambahan penghasilan guru.  

Khusus tunjangan tahun 2018 dialokasikan Rp 30 miliar untuk 868 guru. “Yang menerima tunjangan khusus ini semestinya guru yang tinggal dan bekerja di daerah khusus yang masuk daerah tertinggal. Penetapan daerah khusus atau tertinggal ditentukan Kementerian Desa. Jadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hanya mengambil (data) dari sana,” jelasnya.  

Pencairan tunjangan khusus, kata Joko memang diproses oleh Disdikbud Melawi. Guru mengajukan berkas usulan dan setelah memenuhi syarat baru diajukan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk dicairkan langsung ke rekening guru.  

“Yang dicairkan ini untuk PNS daerah. Kalau untuk guru honor, pencairan tunjangan khusus langsung dari Kementerian,” kata Joko.   Joko menegaskan proses pencairan tunjangan apapun di Dinas Pendidikan semuanya gratis tanpa pungutan biaya. Tidak ada pungli, apalagi pemotongan karena dana langsung cair ke rekening guru.  

“Saya sudah mengedarkan surat agar guru menandatangani surat pernyataan untuk tidak memberikan uang suap atau uang apapun. Karena ditakutkan nanti terkena operasi tangkap tangan Tim Saber (Tim Sapu Bersih Pungli),” ucapnya. (eko)