Minggu, 17 November 2019


Tumbuhkan Rasa Cinta pada Sesama

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 72
Tumbuhkan Rasa Cinta pada Sesama

TAUSIAH - TGB menjadi penceramah dalam tablig akbar yang digelar dalam rangka peringatan Hari Santri di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi.

NANGA PINOH, SP – Peringatan Hari Santri Nasional di Melawi digelar dengan menghadirkan mantan Gubernur NTB serta tokoh muslim Indonesia, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, kemarin. 

Tablig akbar ini dihadiri ratusan masyarakat dan santri yang memenuhi Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi.

 Dalam tausiahnya, TGB mengajak seluruh jemaah dan masyarakat yang hadir untuk menumbuhkan mahabah atau cinta serta saling peduli terhadap sesama manusia serta bangsa dan negara.

“Indonesia besar karena semua perbedaan itu tumbuh subur dan berkembang di Indonesia. Jangan karena satu dua perbedaan, lalu saling bermusuhan,” katanya.

TGB mengajak spirit Hari Santri yang diperingati sebagai awal untuk menata Kabupaten Melawi menjadi daerah yang lebih baik dan lebih berkah. Salah satu upayanya dengan menumbuhkan rasa cinta dan peduli pada orang lain.

“Kalau benar kita cinta saudara kita, maka tak akan kita umpat dan hujat. Kita tak akan membuat hoaks dan menyebarkannya karena rasa cinta itu tadi,” ujarnya.

Dalam tablig akbar tersebut, TGB juga meminta umat untuk tak melupakan jasa pahlawan. Ia mengingatkan, santri dan ulama di masa lalu juga ikut dalam perjuangan kemerdekaan dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

“Merekalah yang salah satu berada di garis depan. Makanya mari mengenal pahlawan kita. Di Melawi, ada Pahlawan Maksimal Raden Temenggung Setia Pahlawan. Kalau tak kenal pahlawan, tak ada tenaga untuk memperkuat persatuan dan warisi nilai perjuangan yang mereka berikan,” ungkapnya.

Menurut TGB, santri dan ulama ikut berjuang di garis depan karena adanya rasa cinta tanah air. Mereka berjuang karena mereka peduli. Lagu subanol wathon menjadi energi untuk melawan penjajah oleh para santri.

“Karena itu, jangan hari-hari kita mencari kesalahan orang. Jangan menggibah orang lain. tuntutan Alquran mengajarkan bagaimana kita menjadi anak berbakti menjalin hubungan dengan orang lain. menjadi rakyat yang selalu mendoakan pemimpin, bagaimana menjadi pemimpin yang selalu berkhidmat pada rakyatnya. Kalau ini diikuti, insyaallah Indonesia akan berkah,” pesannya. (eko/lha)

Persiapkan Kader Bangsa

Bupati Melawi, Panji dalam sambutannya mengucapkan, selamat Hari Santri pada seluruh masyarakat, termasuk santri, para pengasuh, dan pendidik yang ada di pondok pesantren (ponpes).

“Terima kasih yang setulus-tulusnya atas keberadaan santri yang belajar di berbagai pondok. Kita bagian keluarga besar untuk menghayati keberagamaan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Menurut Panji, santri adalah orang-orang yang berhimpun dan punya pemikiran generasi bangsa yang dipersiapkan. 

Menurutnya, filosofi soal santri luar biasa. Mempersiapkan kader bangsa yang betul-betul mencintai negara untuk berbuat baik atas dasar panggilan nurani.

“Dengan Hari Santri, kalian harus siap dijadikan sebagai pemimpin di masa depan dan menjadi semangat yang dicita-citakan,” katanya. (eko/lha)