Jumat, 06 Desember 2019


Tiga Tokoh Politik Daftar Serentak ke Golkar

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 68
Tiga Tokoh Politik Daftar Serentak ke Golkar

FOTO BERSAMA - Tim penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati DPD Golkar Melawi foto bersama usai menerima tiga tokoh politik, yakni Firman Muntaco, Kluisen serta Malin yang datang serentak untuk mengembalikan formulir pendaftaran.

NANGA PINOH, SP - Tiga tokoh politik tiba bersamaan di Sekretariat DPD Golkar Melawi, Kamis (28/11) siang. 

Mereka yang datang untuk mengembalikan berkas formulir pendaftaran, yakni bakal calon bupati, Firman Muntaco, serta dua kandidat calon kepala daerah dari PDI Perjuangan, yakni Kluisen dan Malin.

Tiga figur yang disebut siap bersaing dalam Pilkada Melawi 2020 bersama-sama berharap agar Golkar bisa menjadi salah satu perahu politik untuk maju dalam Pilkada Serentak tersebut. 

Ketua Tim Penjaringan Balon Bupati dan Wabup, DPD Golkar Melawi, Abang Sabrinsah yang menerima ketiga tokoh politik ini mengungkapkan, penjaringan bakal calon kepala daerah ini menjadi satu langkah politik bagi Golkar untuk mempersiapkan menghadapi Pilkada Melawi ke depan. 

"Diperkirakan, Desember atau Januari baru dimulai proses survei atas bakal calon bupati dan wakil bupati yang dikirimkan oleh tim penjaringan ke DPP. Dari survei ini, DPP akan merekomendasikan satu nama," ujarnya. 

Sekretaris DPD Golkar Melawi, Taufik, tiga tokoh yang datang merupakan politikus senior dengan segudang pengalaman memimpin Melawi. Partai Golkar kata dia, tak bisa mengusung sendiri dan harus berkoalisi dengan partai lainnya untuk mencukupkan jumlah kursi. 

"Kami sangat berharap, Firman Muntaco bisa mendapat rekomendasi dari Partai Golkar. Nah, bila mendapat rekomendasi, ada juga sahabat kita dari PDI Perjuangan. Silakan Bapak memilih," ujarnya, disambut tawa sejumlah tamu undangan. 

Siapa pun yang mendapatkan rekomendasi, kata Taufik, ia berharap Partai Golkar tetap dapat diperhatikan dan dilibatkan dalam pembangunan bagi Melawi ke depan.

Kluisen, satu kandidat yang mendaftar ke Golkar, mengakui bahwa keputusan menjadi calon bupati atau wakil bupati berada di DPP. 

Dikatakannya, PDIP punya kader yang siap untuk mengurus Melawi. Karenanya, ia datang bersama dengan Malin yang kini menduduki jabatan sekretaris internal di DPD PDIP Provinsi Kalbar.

"Saya tidak membatasi kader yang akan maju. Harapan kami, Golkar dan PDIP bisa berkoalisi. Kalau dua partai ini berkoalisi, jumlah kursi sudah melebihi dari enam kursi yang dipersyaratkan," katanya. 

Di tempat yang sama, Malin mengatakan, keinginannya maju tentu untuk menjadi pemimpin Melawi. Dikatakannya, pilihannya mendaftar di Golkar diharapkan bisa diterima dan kemudian berkoalisi serta bersama membangun Melawi

"Alasan mendaftar karena Golkar partai terbuka, dinamis, dan menerima dari berbagai latar belakang dan kepentingan. Bergabung dengan Golkar saya siap membangun Melawi dan membesarkan Golkar nantinya," tuturnya.

Malin menghormati sepenuhnya mekanisme penjaringan Partai Golkar untuk menentukan finalisasi pasangan calon kepala daerah. 

"Kami kader yang siap dan mempersiapkan diri," ucapnya. (eko/lha)

Karena Titipan Masyarakat

Firman Muntaco mengatakan, dirinya maju karena titipan masyarakat. Ia menyatakan sebenarnya tak ambisi untuk kembali, hanya masyarakat yang berduyun-duyun meminta kembali dirinya maju menjadi calon bupati Melawi. 

Sebagai sesepuh, ia berharap bisa mendapat "angin segar" dari partai berlambang pohon beringin ini.

"Yang memberikan sinyal pasti kemungkinan Hanura, juga Perindo, saya sudah komunikasi dengan ketua DPD. Yang lain masih lobi-lobi," katanya.

Firman mengatakan, simbol pembangunan di Melawi sampai masa ini masih terlihat. Dan ini pula yang ingin menjadi visinya agar ia kembali untuk membangun dan mengabdi. 

"Saya mengabdi bukan mencari kekayaan," ujarnya. (eko/lha)