Minggu, 26 Januari 2020


Camat Ella Sebut Banyak Penduduk Belum Miliki KTP

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 81
Camat Ella Sebut Banyak Penduduk Belum Miliki KTP

Keakuratan data penduduk bisa menjadi persoalan tersendiri dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak mendadak. Salah satu penyebabnya terkait dengan masih adanya penduduk yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP.

Camat Ella Hilir, Syaripudin mengungkapkan persoalan data penduduk menjadi perhatian dirinya. Karena itu, ia sudah meminta agar seluruh kepala desa (Kades) untuk melakukan kroscek terkait ketidakakuratan data laporan penduduk ini.

“Dalam rapat koordinasi yang kami gelar Kamis lalu terungkap bahwa laporan data kependudukan yang disampaikan setiap bulan oleh Kades pada camat, setelah dilakukan kroscek oleh Bidang Pemerintahan, terdapat ketidakakuratan data, karena banyak warga di Ella Hilir yang belum memiliki e-KTP,” katanya, Minggu (12/1).

Syaripudin memaparkan sesuai rekapitulasi laporan penduduk desa oleh Kantor Camat Ella Hilir yakni jumlah wajib KTP sebanyak 12.042 penduduk, jumlah memiliki KTP elektronik baru 10.015  penduduk dan yang belum memiliki KTP sebanyak 2.027 penduduk.

“Hal tersebut kalau tidak segera diatasi maka akan menjadi permasalahan ke depannya terutama dalam Pilkades serentak di 16 desa se-kecamatan Ella hilir,” katanya.

 Menurut Syaripudin, beberapa kepala desa dalam rapat tersebut menyampaikan mereka merasa tidak ada lagi warganya yang tidak melakukan perekaman KTP atau tidak memiliki KTP. Kemudian biasa warga langsung mengurus KTP ke Disdukcapil Melawi dan tidak melaporkan ke desa.

“Informasi dari desa, data dari KPU Melawi, jumlah DPT pemilu 2019 dari 19 desa se kecamatan Ella Hilir terdapat 12.403 pemilih, namun tidak semua memiliki KTP,” paparnya.

Syaripudin pun meminta kepada Kades, baik yang definitif maupun penjabat kades untuk segera menindaklanjutinya dengan memfungsikan perangkat desa, terutama Kasi Pemerintahan Desa, kepala dusun (Kadus), dan ketua RT untuk segera melakukan kroscek data atau pendataan kembali, terutama bagi desa-desa yang akan melakukan pilkades serentak.

“Saya juga meminta kepada kepala desa untuk segera melakukan pemilihan BPD yang telah berakhir masa jabatannya supaya BPD dengan segera melakukan pembentukan panitia Pilkades serentak,” ucapnya. (eko susilo/jee)