Senin, 17 Februari 2020


Inisiatif Warga Lindungi Pengendara, Swadaya Perbaiki Jalan Protokol Nanga Pinoh

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 124
Inisiatif Warga Lindungi Pengendara, Swadaya Perbaiki Jalan Protokol Nanga Pinoh

PERBAIKI JALAN – Warga memperbaiki jalan protokol dalam kota Pinoh, tepatnya dekat tikungan Bandara Nanga Pinoh, Rabu (12/2).

Jalan berlubang mudah didapati di ruas jalan protokol dalam Kota Nanga Pinoh. Kerusakan jalan yang telah terjadi sejak berbulan-bulan lalu bahkan belum mendapat perhatian dari instansi terkait.

Warga pun akhirnya berinisiatif memperbaiki ruas jalan yang berlubang. Seperti yang dilakukan di salah satu titik jalan protokol dekat tikungan Bandara Nanga Pinoh yang kerusakannya sudah cukup parah. 

"Kami berinisiatif perbaiki jalan demi keselamatan pengguna jalan. Karena semakin dibiarkan ditakutkan akan ada korban jiwa atau kecelakaan terjadi di jalan ini," kata Indra Fahrudi, salah seorang pemuda Nanga Pinoh yang ikut berpartisipasi memperbaiki jalan yang menghubungkan Nanga Pinoh-Kotabaru, Rabu (12/2). 

Indra mengungkapkan kerusakan jalan sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Tingginya curah hujan dan kendaraan yang melintas plus jalan yang kerap tergenang air membuat jalan ini sering kali berlubang. 

Hal yang dikhawatirkan tentunya adalah upaya pengendara yang menghindari lubang sehingga harus masuk jalur kendaraan yang berlawanan arah. 

"Karenanya kita lakukan perbaikan seadanya, yang penting lubang bisa tertutupi dan bisa dilalui kendaraan dan tak lagi mengambil jalur kendaraan lainnya. Kita gunakan cor semen untuk menutupi lubang," katanya. 

Indra melanjutkan, selain Pemda dan aparat kepolisian, warga pun juga bisa peduli terkait soal jalan. Apalagi jalan ini tak juga mendapat perhatian instansi terkait. Persoalan status dan kewenangan jalan disebut sering jadi alasan.  

"Dah sering kali dikritik, tapi juga belum ada upaya dari pihak terkait. Ya kita perbaiki saja sendiri sebelum ada korban," ucapnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi mengungkapkan beberapa titik jalan yang rusak mulai dari dekat bundaran bandara Nanga Pinoh hingga dekat kantor Dinas Perkimtan dan tikungan Ramera sangat membahayakan pengguna jalan. 

“Persoalannya, ruas ini sudah pernah diperbaiki. Sudah diaspal, tapi rusak lagi karena air menggenang di atas jalan,” katanya. 

Politisi PAN ini menilai, persoalan jalan rusak tersebut sangat dipengaruhi dengan tidak optimalnya saluran pembuangan air atau drainase. Karenanya ia berharap ke depan, perlu dipikirkan untuk membangun drainase jalan yang lebih baik sehingga air tak menggenang di jalan.

“Agar kita tidak kerja dua tiga kali. Harus dirancang agar drainase jalan tersebut berfungsi optimal,” sarannya. 

Hendegi sendiri berharap ada pemikiran dari Pemkab Melawi untuk memperbaiki jalan jalan yang rusak tersebut. Walaupun diketahui Pemkab tak menganggarkan dana UPJJ dalam APBD tahun ini. 

"Harus dipikirkan terkait mekanisme untuk perbaikan jalan tersebut. Apakah lewat pihak ketiga atau dianggarkan di Perubahan nanti," sarannya. (eko susilo/bah)